Film Horor 'Narik Sukmo' Segera Tayang Pertengahan Tahun Ini

  • 16 Mei 2024 14:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Film bergenre horor-misteri berjudul 'Narik Sukmo' akan dijadwalkan tayang di bioskop Tanah Air pada pertengahan tahun ini. Hal tersebut diumumkan sendiri oleh Rumah produksi Mesari Pictures yang memproses film tersebut, Rabu (15/5/2024).

Kisah Narik Sukmo diangkat dari sebuah novel karya Dewie Yulliantina Sofia, yang disutradarai oleh Indra Gunawan dan ditulis oleh Evelyn Afnilia. Darmawan Surjadi bertindak selaku Eksekutif Produser, dan Produser Mesari Pictures sedangkan Mulyadi JP sebagai Produser dari JP Pictures.

"Kisah dalam film ini mengusung tema kultur misteri yang masih lekat dengan tanah Jawa," katanya dalam keterangan resmi yang dikutip RRI, Kamis (16/5/2024).

Febby Rastanty selaku pemain mengaku sangat antusias beradu akting dalam film "Narik Sukmo" ini. Karena menurutnya, ini merupakan pertama kalinya dia menari tradisional untuk sebuah film.

“Disini aku juga perkembangan karakternya naik turun, emosinya naik turun, dan aku melakukan challenge baru, yaitu nari tradisional. Dibimbing langsung oleh Ibu Elly Lutan, dituntut untuk saat menari pakai feeling, dari dalam, bukan sekedar menghafal,” kata Febby.

Begitu juga, Aliando Syarief yang menyatakan bahwa dirinya sangat ketagihan bermain film horor. Diketahui film Narik Sukmo adalah film genre horor kedua yang ia perankan.

"Dengan dukungan para pemain yang profesional, film Narik Sukmo akan menjadi film yang bagus," ujar Aliando.

Film ini bercerita tentang seorang mahasiswi bernama Kenar (Febby Rastanty). Saat itu, Kenar ikut berkunjung ke kampung halaman sahabatnya Ayu (Dea "Imut" Annisa) di Desa Kelawangin.

Desa tersebut berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sejak melangkahkan kaki ke desa tersebut, hujan turun terus-menerus menandakan pertanda buruk.

Kenar juga sering mimpi dan diteror oleh sosok hitam legam mengerikan yang ingin mengambil sukmo atau jiwanya. Film "Narik Sukmo" menggambarkan ketegangan konflik yang terjadi di Desa Kelawangin pada masa lampau.

Serta juga pembalasan dendam dari jiwa yang tak bersalah, hingga manisnya perjuangan kisah cinta antara Kenar dan juga Dierja (Aliando Syarief). Selain Febby, Dea, dan Aliando, film ini juga turut dibintangi oleh Rifnu Wikana, Maryam Supraba, Nugie, Kinaryosih, Yama Carlos dan Elly Lutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....