Media Sosial jadi Distraksi Gaya Hidup Minimalis

  • 12 Mei 2024 14:19 WIB
  •  Pekanbaru

KBRN, Pekanbaru: Hidup minimalis sudah menjadi trend beberapa tahun terakhir. Raditya Dika, Cinta Laura hingga Amanda Manopo disebut beberapa artis yang menerapkan gaya hidup satu ini. Menjadi seorang minimalist dikenal juga sebagai orang orang yang mencintai gaya hidup yang selalu menjaga keberlangsungan hidup bagi bumi dan erat dengan pengelolaan barang agar tidak menjadi sampah.

“Cara pandang, perspektif, dan berfokus kepada hal yang esensial adalah gaya hidup minimalis,” Jelas Cynthia S Lestari Founder Komunitas Gaya Hidup Minimalis Indonesia saat interview bersama Pro 2 Pekanbaru. (Selasa, 07/05/2024)

Menurutnya, berfokus pada hal esensial artinya mengetahui cara mengeliminasi distraksi atau hal yang mengalihkan perhatian dari kegiatan utama dan tidak relevan atau penting.

Bentuk distraksi, umumnya adalah barang. Namun hal yang tidak kelihatan seperti digital juga bentuk distraksi utama pada gen Z dalam penerapan minimalism ini.

“Sosial media, besar perannya membuat kita jadi berpikir berlebihan,” Ungkapnya.

Berpikir secara berlebihan adalah bentuk kebalikan dari respon gaya hidup minimalis. Misalnya dengan menggunakan media sosial secara tidak bijak, pikiran dan perilaku dalam mengkonsumsi sesuatu ikut terpengaruhi.

“Follow akun yang banyak atau mengikuti tren terbaru,” lanjut Cynthia.

Dengan tidak memilah akun informasi yang difollow, atau tidak memilah tren yang berkembang, berefek pada tingkat konsumtif yang tidak terarah.

Dengan kemampuan memilah media sosial atau akses digital yang dimiliki, bukan tidak mungkin penerapan gaya hidup minimalis terwujud sehingga berefek hidup bahagia tenang dan membuat kita menjadi manusia bertanggung jawab dengan yang kita konsumsi demi keberlangsungan hidup kita, kelompok, masyarakat dan juga bumi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....