Pesan Moral Mendalam ‘Siksa Kubur’ Membawa Rekor Gemilang

  • 09 Mei 2024 15:40 WIB
  •  Kediri

KBRN, Kediri: ‘Siksa Kubur’ merupakan sebuah karya film horor terbaru milik sineas Joko Anwar yang dihadirkan dengan sarat pesan moral mendalam melalui konsep religius akhirnya berhasil membawa rekor gemilang. Sejak tayang dan menghantui seluruh bioskop tanah air memasuki hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H hingga saat ini, jumlah penonton ‘Siksa Kubur’ sudah mendekati angka empat juta penonton. Film berdurasi 117 menit ini bersaing secara ketat dengan sesama film horor ‘Badarawuhi di Desa Penari’ arahan sutradara Kino Stamboel.

Bukan Joko Anwar namanya jika menampilkan karya nanggung dan biasa saja. Plot ‘Siksa Kubur’ yang tidak lazim dengan interpretasi visual mencekam namun penuh makna menjadikan film ini berhasil mengaduk-aduk emosi dan menaik turunkan emosi penonton. Didukung sejumlah aktor dan aktris ternama tanah air yang membintangi film ini, diantaranya Reza Rahadian, Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Fachri Albar, Arswendy Bening Swara, Happy Salma, Jajang C. Noer, Putri Ayudya, Niniek L. Karim, Djenar Maesa Ayu, Muzzaki Ramdhan, Widuri Putri, Runny Rudiyanti, Kania Atmaja, dan Faradina Mufti, ‘Siksa Kubur’ pun langsung berhasil membawa penonton larut dan menyelami teror demi teror yang terus mendominasi mulai menit awal hingga akhir.

Berbicara tentang sinopsis, film ‘Siksa Kubur’ berkisah tentang seorang perempuan bernama Sita yang kehilangan keyakinannya terhadap agama setelah kehilangan kedua orang tuanya akibat bom yang diledakkan oleh sekelompok teroris yang sesat. Singkat cerita, Sita kemudian tumbuh menjadi gadis berwatak keras yang terobsesi mencari orang paling berdosa dengan harapan bahwa ketika orang tersebut meninggal dunia, ia dapat ikut masuk ke kuburannya untuk menyaksikan dan membuktikan sendiri bahwa siksaan di alam kubur tidaklah ada, dan agama sebagai satu keyakinan umat manusia bukanlah sesuatu yang nyata. Hingga akhirnya serentetan hal-hal mengerikan telah menunggu Sita baik di alam nyata maupun di alam kubur sebagai konsekuensi dari pemikiran-pemikirannya yang keliru tentang agama yang harus ia tanggung.

Sebelumnya, melalui akun Twitter terverifikasinya pada Sabtu (27/4/2024), Joko Anwar menyampaikan kabar bahagia bahwa laju jumlah penonton ‘Siksa Kubur’ akan terus meningkat. Sebelumnya ia pun sempat ragu apakah ‘Siksa Kubur’ yang divisualisasikan melalui cara yang tidak biasa dengan tema dan cerita dewasa yang tidak ringan akan laku, “ Lalu ada suara yang bilang bahwa penonton di Indonesia sudah dewasa. Sudah bisa menerima bahkan menuntut film Indonesia lebih eksploratif, “ tulisnya seraya berterimakasih kepada penonton film Indonesia yang menyambut hangat ‘Siksa Kubur’ meski plotnya tidak seperti horor lokal pada umumnya.

Sementara itu, Mohamad Hendy Himawan (30), warga Kudus Jawa Tengah yang berkesempatan menonton ‘Siksa Kubur’ turut menyampaikan reviewnya sebagai pecinta film horor baik lokal maupun luar negeri, “ Cirikhas Joko Anwar dalam menggarap film-filmnya sangat terlihat. Kali ini memang berbeda dari film horor sebelum-sebelumnya seperti ‘Pengabdi Setan’ salah satunya. Penyajian ‘Siksa Kubur’ lain dari yang lain. Kalau kita tidak jeli mengikuti setiap pergerakan plotnya, maka ada beberapa hal yang tidak nyampai sehingga menyisakan beberapa pertanyaan. Namun kalau kita fokus dari awal cerita dengan penokohan-penokohan yang banyak jumlahnya namun saling memiliki peran penting, akan banyak moral value yang kita pelajari. Intinya, dijamin semua akan merenung, melakukan refleksi, atau bahkan berubah menjadi orang lebih baik dan dekat dengan Tuhan setelah nonton ‘Siksa Kubur’, “ ujar pria yang baru tiga bulan tinggal di Kabupaten Kediri karena diterima sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ini kepada RRI Kediri, Kamis sore (9/5/2024).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....