Berikut Sinopsis Film Dokumenter 'Eksil'

  • 17 Feb 2024 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Sebuah film dokumenter karya model kawakan, Lola Amaria, kini tengah menjadi perbincangan netizen. Film berjudul Eksil saat ini sedang tayang terbatas di bioskop Indonesia sejak Kamis (1/2/2024).

Ulasan tentang film ini diunggah oleh akun instagram komika Indonesia, Bintang Emon, yang baru saja menonton film ini. Ia merupakan seorang Komika Stand Up Comedy.

"Amat sangat wajib plis nonton Eksil, bagus banget merinding banget dan ngebuka kepala banget. Terimakasih mbak @lola.amaria sudah menyajikan bagian yang hilang atau tepatnya dihilangkan dari perjalanan Republik Indonesia ini," kata Bintang Emon dalam unggahan Instastorynya Rabu (14/2/2024).

Kata eksil dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai terpinggirkan. Istilah tersebut merupakan serapan kata exile dalam bahasa Inggris yang artinya terasing.

Atau seseorang yang dipaksa meninggalkan kampung halaman atau rumah yang ia tempati di Indonesia. Film ini tayang perdana pada (27/11/2022) di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2022 dan berhasil membawa pulang titel sebagai film Indonesia terbaik.

Pada tahun berikutnya, Eksil meraih Piala Citra untuk kategori Film Dokumenter Panjang Terbaik di Festival Film Indonesia 2023. Film Eksil berfokus pada kisah kehidupan para eksil di yang terdampar di luar negeri dan tak dapat pulang ke Indonesia.

Mereka terusir dari tanah air sendiri akibat situasi politik yang terjadi pada tahun 1960-an. Pada masa tersebut, pemerintah Indonesia mengirimkan sejumlah mahasiswa.

Untuk belajar ilmu pengetahuan dan teknologi ke Uni Soviet dan China. Saat kerusuhan 1965 terjadi di Indonesia, tak sedikit para pelajar yang dikirim ke luar negeri.

Mereka dituduh sebagai simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI). Mereka tidak diizinkan untuk pulang selama tidak menandatangani surat pernyataan dan menjalani sejumlah interogasi.

Akibatnya, mereka kehilangan status kewarganegaraan dan menjadi eksil yang terlunta-lunta melintasi berbagai negara. Dalam upaya menemukan tempat yang bersedia menampung mereka.

Seolah tak cukup penderitaan yang harus ditanggung, para eksil juga kehilangan kontak dengan keluarga mereka yang turut menjadi korban. Dari guncangan politik tanah air pasca peristiwa yang disebut Sukarno sebagai Gestok tersebut.

Demi bertahan hidup di negara yang asing, mereka terpaksa melakukan pekerjaan apa pun. Meski tak sesuai dengan latar belakang pendidikan dan keahlian.

Film berdurasi 1 jam 58 menit ini mengajak penonton menyelami nasib pilu para eksil yang kini hidup dan menetap di berbagai negara. Meski telah terusir dari negara sendiri.

Mereka masih menyimpan tekad untuk menemukan jalan pulang dan berjumpa kembali dengan kerabat di tanah air. Kisah perjalanan hidup para eksil disajikan melalui wawancara.

Juga arsip, hingga rekaman video yang masih tersimpan rapi hingga saat ini. Film Eksil bisa Anda tonton di bioskop-bioskop terdekat di tanah air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....