KAI Persembahkan Dua Film Dokumenter untuk Generasi Milenial
- 16 Nov 2022 00:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan KAI Commuter mempersembahkan dua film dokumenter bagi generasi milenial dan pecinta kereta. “Bergerak dengan Bahagia, Bergerak untuk Indonesia” dan "Strangers with Memories" diluncurkan pada Selasa malam (15/11/2022.
Film berdurasi 51 menit ini bercerita tentang evaluasi dan inovasi KAI dalam meningkatkan pelayanannya dari tahun ke tahun. Film disutradarai Fajar Nugros asal Yogyakarta dengan menggaet artis pendatang baru Shalima Hakim, puteri Wanda Hamidah.
Fajar Nugros menjelaskan film ini berjenis dokumenter dan fiksi edukasi. Film ini ditujukan untuk masyarakat luas, tidak hanya penumpang atau pecinta kereta api saja.
“Filmnya pun dibuat ala anak milenial sekarang. Kesulitan yang kami hadapi itu, kami harus mengikuti jadwal kereta. Kontennya 16 jam, tapi harus diedit menjadi 50 menit,” kata Fajar, saat Gala Premier di Bioskop Metropole, Selasa malam (15/11/2022).
"Saya lahir di kompleks perumahan PT KAI di Pengok, Yogyakarta. Ayahnya saya pegawai di bengkel kereta api Balai Yasa milik KAI. Setiap membuka pintu rumah, yang terlihat pertama adalah rel kereta api," katanya, mengenang masa lalu.
Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan dukungan para pegawai milenial memunculkan hasil karya ini. Melalui film pendek ini, KAI berusaha mengedukasi masyarakat pengguna kereta.
“KAI ingin mengedukasi masyarakat terutama generasi milenial dengan cara kekinian. Salah satunya melalui sebuah karya seni berupa film," kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, menjawab pertanyaan RRI saat nonton bareng Gala Premier.
Pantauan RRI saat pemutaran dua film tersebut, awak media dan tamu undangan tampak serius menangkap pesan yang disampaikan. Tak lupa, sebelum menonton film ini, seluruh penonton bioskop diajak MC memanjatkan doa bersama.
"Tak lupa, mari kita menundukkan kepala atas meninggalnya sahabat kami, Mochammad Fajar. Beliau sehari-hari sebagai masinis dan berperan juga sebagai masinis di film ini," kata MC saat di dalam gedung bioskop.
"Filmnya singkat, padat dan bagus, dalam menjelaskan informasi terkait perubahan dan pelayanan yang diberikan oleh KAI Commuter kepada seluruh pengguna jasanya. Naik kereta dulu dengan sekarang beda lho," kata penonton wanita yang tak mau disebutkan namanya.
Lokasi pengambilan gambar film dokumenter ini banyak berasal dari pelayanan kereta api di Indonesia. Daerah tersebut yaitu Jakarta, Bandung, Cibatu, Leuwigoong, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Klaten, Tanjung Karang, dan Kotabumi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....