Barasuara Cerita Proses Kreatif Lagu 'Api dan Mimpi' untuk Film 'GJLS: Berapi-Api'
- 02 Okt 2026 09:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Barasuara mengungkap proses kreatif lagu “Api dan Mimpi” setelah Iga Massardi menonton film GJLS: Berapi-Api.
- Lagu tersebut dikembangkan dari salah satu draft Barasuara dengan lirik yang sejak awal memasukkan unsur GJLS.
- Kerja sama GJLS dan Barasuara ternyata sudah dibicarakan sejak 2024, sebelum film Sore.
RRI.CO.ID, Jakarta - Barasuara mengungkap proses kreatif di balik lagu “Api dan Mimpi” untuk film GJLS: Berapi-Api. Lagu tersebut lahir setelah Iga Massardi menonton film dan memahami cerita yang dibawa trio GJLS.
Iga mengatakan, pembicaraan mengenai soundtrack bermula dari pesan Rigen Rakelna kepada dirinya lewat DM (Direct Message) Instagram. Setelah berdiskusi, Iga bersama personel Barasuara kemudian mendapat kesempatan menonton film tersebut.
“Waktu itu Rigen kirim DM ke saya, ‘Bang, mau bikin film di GJLS, mau bikin soundtrack, mau nggak?’ Setelah itu mulai ngobrol sampai akhirnya kami semua nonton filmnya,” ujar Iga saat konferensi pers di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Menurut Iga, pengalaman menonton film tersebut langsung memberinya gambaran mengenai arah lagu. Ia kemudian mulai memikirkan pesan yang bisa dibawa melalui soundtrack tersebut.
“Nonton filmnya, saya langsung dapat gambaran kira-kira lagunya mau ngobrolin cerita tentang apa. Ada pesan-pesan, kemudian ada damkar dan lain-lain,” katanya.
Iga bahkan langsung mendapatkan judul “Api dan Mimpi” ketika menonton film tersebut. Menurutnya, judul itu terasa sesuai dengan cerita yang ingin dibawa melalui lagu.
“Saya langsung nulis, kayaknya judulnya ‘Api dan Mimpi’. Karena di situ kayaknya pas,” ujar Iga.
Setelah kembali ke studio, Barasuara memilih salah satu draft lagu yang dianggap cocok dengan film tersebut. Iga kemudian mulai menulis lirik dengan memasukkan unsur GJLS sejak awal proses penulisan.
“Ada niat memang dari awal untuk nulis liriknya dimulai dari singkatan GJLS. Jadi memang lagu ini dimulai dengan GJLS,” katanya.
Lirik tersebut kemudian dipadukan dengan melodi yang dibuat TJ Kusuma. Iga menyebut proses penggabungan keduanya berjalan dengan sangat pas.
Barasuara kemudian menambahkan konsep choir untuk memperkuat bagian akhir lagu. Ide tersebut dikembangkan bersama Gerald Situmorang, TJ, dan Incil.
“Lagunya dari yang tiba-tiba rock, terus kemudian ditutup dengan choir. Dinamikanya sebetulnya lebih pelan, tapi karena ada choir jadi lebih megah,” katanya.
Setelah selesai, lagu tersebut kemudian dipresentasikan kepada Rigen, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir. Proses penggarapan soundtrack ini juga ternyata sudah dibicarakan sebelum produksi film berlangsung.
Gerald Situmorang mengatakan, ketertarikan GJLS untuk bekerja sama dengan Barasuara sudah muncul sejak 2024. “Sebelum film Sore, sebenarnya GJLS sudah tertarik bikin soundtrack sama Barasuara,” ujar Gerald.
Lagu “Api dan Mimpi” kini sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital. Video lirik lagu tersebut juga telah dirilis dan dapat disaksikan secara daring.
Film GJLS: Berapi-Api menjadi film kedua yang mempertemukan trio Rigen, Rispo, dan Hifdzi dalam cerita layar lebar. Film tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....