40 Tahun Berkarya, Buku Buah Pemikiran Susilawati Susmono Diluncurkan
- 16 Sep 2026 16:53 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Buku buah pemikiran Susilawati Susmono, pendiri dan pembina Yayasan Riyadhatul Ihsan dan Yayasan Tunas Sejati, resmi diluncurkan pada Rabu, 16 September 2026 di Jakarta.
- Adapun Susilawati Susmono telah menghasilkan 8.110 karya yang menjadi basis dokumentasi buku, kini berkembang menjadi 8.211 karya selama empat dekade.
- Buku yang diterbitkan oleh Yayasan Riyadhatul Ihsan ini merekam perjalanan empat dekade Susilawati Susmono didampingi suami H.R. Susmono.
RRI.CO.ID, Jakarta - Buku buah pemikiran Susilawati Susmono, pendiri dan pembina Yayasan Riyadhatul Ihsan dan Yayasan Tunas Sejati, resmi diluncurkan pada Rabu, 16 September 2026 di Jakarta. Buku yang disusun Elisa Anggraeni bersama 15 penulis Institut Kajian Ilmu Al Qur'an (IKIA) An-Najm Jakarta ini berisi perjalanan Susilawati Susmono berkarya selama 40 tahun.
Adapun Susilawati Susmono telah menghasilkan 8.110 karya yang menjadi basis dokumentasi buku, kini berkembang menjadi 8.211 karya selama empat dekade. Ribuan karya itu mencakup buku, metodologi, kurikulum, sastra, manuskrip serat, lagu, lukisan, hingga pengembangan museum dan galeri.
Susilawati Susmono mengungkapkan, melalui ribuan karya yang dihasilkan, ia ingin mendedikasikan buah pikirannya untuk bangsa. Serta, mendokumentasikan berbagai karya yang dibuat agar dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya.
“Kalau sudah berbuat pesan saya ini intinya ini ada nyatanya, kalau karya ini bentuk nyata, kalau saya nulis itu mencoret-coret ini jadi buku langsung. Jadi serat langsung jadi manuskrip, jadi langsung terdokumentasi dengan baik dan tidak sungkan untuk dipublikasikan,” ujar Susilawati kepada RRI di sela-sela acara.
Secara khusus Susilawati juga mengajak generasi bangsa untuk turut berkontribusi kepada negara, misalnya dengan memberikan sumbang pikiran. Serta, menyertakan hati nurani dalam setiap perbuatan.
“Kepada bangsa ini kalau itu sudah jalan, pesan saya ya sudah apa yang dijadikan kehendak Tuhan terhadap diri kita hadir di dunia ini ya manfaat intinya. Saya memberikan manfaat A, ada yang B, ada yang C, itu bergabung kolektif,” katanya menambahkan.

Peluncuran buku pemikiran Susilawati Susmono yang berlangsung di Perpustakaan Nasional, Jakarta, bertepatan dengan Hari Kunjung Perpustakaan. Sementara, di Perpustakaan Nasional sendiri terdapat 162 judul buku karya Susilawati Susmono yang dapat dibaca oleh para pengunjung.
“Perpustakaan Nasional, kami bangga menjadi bagian kecil dari perjalanan besar hari ini. “Saat ini, kami merawat dan menyertakan 162 judul karya beliau. Ada di tempat kami, di Perpustakaan Nasional,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas RI Suharyanto pada kesempatan yang sama.
Sementara, Susilawati Susmono dinilai menyampaikan pesan nyata melalui berbagai karya yang diciptakan dalam 40 tahun terakhir. Kata Ketua Asosiasi Museum DKI Jakarta Paramita Jaya Yiyok T. Herlambang pada kesempatan yang sama.
“Saya hadir dan mengamati karyanya yang luar biasa, 40 tahun berkarya dan ada tiga output bentuk yang sudah dihasilkan yaitu pertama lukisan. Lukisan itu tidak berpengarahan pada soal visual dan itu ada narasinya termasuk batik yang ada motif-motif,” ujar Yiyok.
“Jadi, saya melihat betapa luar biasanya beliau ini punya pemikiran, punya sisi bagaimana menjewantahkan dalam bentuk suatu benda.”
Sementara, buku yang diterbitkan oleh Yayasan Riyadhatul Ihsan ini merekam perjalanan empat dekade Susilawati Susmono didampingi suami H.R.Susmono. Yaitu, dalam mengembangkan gagasan dan karya untuk membangun manusia seutuhnya melalui pendekatan holistik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....