Trailer Film 'Memburu Pemangsa' Dirilis Trailer, Ungkap Perburuan Predator Anak
- 02 Sep 2026 13:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film "Memburu Pemangsa" berkisah tentang investigasi empat jurnalis perempuan terhadap kejahatan seorang predator anak.
RRI.CO.ID, Jakarta – Sinemaku Pictures merilis trailer terbaru film Memburu Pemangsa garapan Umay Shahab. Film bergenre horor, kriminal, dan aksi itu mengikuti perburuan empat jurnalis perempuan terhadap predator anak.
Trailer terbaru mempertujukkan perjalanan investigasi yang awalnya dikemas dengan pendekatan mockumentary. Penonton diajak mengikuti proses liputan empat jurnalis tersebut saat memburu pelaku kejahatan terhadap anak.
Namun, penyelidikan mereka perlahan membawa pada situasi yang jauh lebih mengerikan. Kasus kriminal yang awalnya mereka telusuri ternyata berkaitan dengan praktik ritual demonologi.
Dalam cerita tersebut, seseorang disebut bersekutu dengan iblis dan melibatkan anak-anak dalam tujuan brutalnya. Keempat jurnalis pun harus menghadapi ancaman yang mempertaruhkan keselamatan mereka.
Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Taskya Namya, dan Yasamin Jasem menjadi anggota tim jurnalis investigasi. Mereka tidak hanya mencari informasi, tetapi juga harus menghadapi berbagai ancaman saat mengungkap kebenaran.
Bersamaan dengan trailer, Sinemaku Pictures turut merilis poster resmi film Memburu Pemangsa. Di sana ditampilkan keempat jurnalis perempuan menangkap predator anak yang diperankan Teuku Rifnu Wikana.
Karakter Rifnu dalam poster tersebut tampak terikat rantai dengan wajah penuh luka. Kalung hijau menyala yang melingkar di lehernya menjadi petunjuk mengenai persekutuannya dengan iblis.
Mengangkat isu kejahatan terhadap anak, produksi film ini diawali dengan proses riset sejak pengembangan cerita. Dalam hal ini, Sinemaku Pictures menggandeng sejumlah pihak untuk memperkuat riset tersebut.
Di antaranya Komnas Perlindungan Anak, akademisi kriminologi Universitas Indonesia, serta Divisi TPPO dan Kejahatan terhadap Anak Bareskrim Polri. Redaksi media investigasi juga dilibatkan dalam proses pengembangan cerita.
Sutradara Umay Shahab mengatakan riset tersebut menemukan berbagai kisah kekerasan terhadap anak yang memprihatinkan. Menurut dia, kejahatan terhadap anak tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.
“Bagi saya, kejahatan terhadap anak adalah sesuatu yang tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun,” ujarnya. “Kejahatan tersebut juga tidak seharusnya mendapatkan ruang untuk dimaafkan.”
Laura Basuki yang berperan sebagai Agnes menjadi pemimpin tim investigasi dalam film tersebut. Karakternya juga memiliki kemampuan indra keenam yang membantu proses penyelidikan.
“Kekerasan dan kejahatan terhadap anak masih menjadi persoalan serius di Indonesia,” katanya. Menurut Laura, film ini bukan hanya sebagai karya hiburan, tetapi juga wake-up call untuk masyarakat.
Sementara itu, Taskya Namya berperan sebagai Brina, seorang juru kamera yang ikut dalam proses investigasi. Menurut Taskya, peran ini membuat dirinya semakin memahami tantangan yang dihadapi jurnalis ketika menjalankan tugas.
“Dalam prosesnya, kami juga sempat bertemu dengan beberapa jurnalis,” ucapnya. “Aku cukup amazed dengan pekerjaan mereka, karena menurutku menjadi jurnalis itu bukan pekerjaan yang mudah.”
Memburu Pemangsa dibintangi Laura Basuki, Prilly Latuconsina, Taskya Namya, Yasamin Jasem dan Teuku Rifnu Wikana. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 24 September 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....