Reza Arap Siap Tempuh Jalur Hukum Soal Pembajakan Film 'Harusnya Horror'
- 30 Agt 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Reza Oktovian siap menempuh jalur hukum terhadap akun X yang diduga membajak dan menyebarkan materi film Harusnya Horror.
- Reza menilai unggahan tersebut tidak hanya merugikan film, tetapi juga menghina adegan yang memiliki makna personal baginya.
- Rumah produksi Ess Jay Pictures sebelumnya telah mengingatkan penonton agar tidak merekam dan menyebarkan film dari bioskop.
RRI.CO.ID, Jakarta - Sutradara Harusnya Horror, Reza Oktovian atau Reza Arap, siap menempuh jalur hukum terhadap pihak yang membajak filmnya. Langkah tersebut diambil setelah potongan adegan film yang sedang tayang di bioskop beredar di media sosial.
Salah satu akun yang menjadi perhatian Reza adalah akun X @patriarkibasi. Akun tersebut disebut menyebarkan rekaman adegan Harusnya Horror disertai tulisan bernada hinaan.
Reza mengatakan pihaknya akan melayangkan somasi terhadap akun tersebut. Ia menilai tindakan itu bukan hanya merugikan film, tetapi juga tidak menghargai makna dari adegan yang dibagikan.
“Mengunggah spoiler dan pembajakan secara sadar, ketik caption dengan bernada hinaan secara sadar. Saya akan menempuh jalur hukum,” ujar Reza Oktovian.
Menurut Reza, adegan yang dibagikan tersebut memiliki makna personal baginya. Ia menyebut adegan itu dibuat berdasarkan kebiasaannya bersama mendiang Lula Lahfah.
“Dia tidak tahu seberapa sakral adegan yang dia unggah. Yang saya lakukan di adegan tersebut tidak berdasarkan apa pun, selain karena saya sering melakukan itu ke almarhumah Lula Lahfah,” jelas Reza.
Sebelumnya, rumah produksi Ess Jay Pictures juga telah mengingatkan penonton untuk tidak merekam maupun menyebarkan materi film. Larangan tersebut mencakup rekaman layar bioskop dan potongan adegan yang kemudian diunggah ke media sosial.
Pihak produksi menegaskan akan mengambil langkah hukum terhadap pelaku pembajakan. Tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan dari penyebaran materi film.
Harusnya Horror menjadi debut akting layar lebar bagi seluruh anggota AAAClan. Mereka terdiri dari George Tierson, Yukatheo Glen Widjaja, Garry Andriawan Ang, Teguh Prakoso, Aldy Renaldy, Ariyanto, Niko Junius, dan Bravyson.
Film tersebut juga menghadirkan Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, dan Malka Rafasya. Yoshua Marcellos atau Cellos turut tampil dalam film tersebut sebagai penampilan spesial.
Bagi Reza, Harusnya Horror juga menjadi bentuk penghormatan sekaligus warisan untuk mendiang Lula Lahfah. Karena itu, ia menegaskan tidak akan tinggal diam jika karya tersebut dibajak sekaligus digunakan untuk menghina.
“Film ini menjadi legacy dari almarhumah Lula Lahfah. Kalau ada pembajak yang secara sadar menyebarkan dan melakukan penghinaan, saya tidak segan-segan untuk meminta pertanggungjawaban,” tegasnya.
Harusnya Horror diproduksi Ess Jay Pictures dengan Sridhar Jetty sebagai produser. Film tersebut kini masih tayang di bioskop Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....