Baru Tayang, Insidious Keeenam Dapat Ulasan Pedas dari Kritikus Film

  • 26 Agt 2026 18:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Insidious: Out of the Further mendapat Tomatometer 57 persen dari 96 kritikus, tetapi menjadi nilai kedua terbaik saga Insidious.
  • Penonton memberi respons lebih positif dengan Popcornmeter 70 persen berdasarkan penilaian lebih dari 500 akun terverifikasi.
  • Kritikus menilai film cenderung repetitif, meski tetap mampu menghadirkan ketegangan dan rasa ngeri bagi penonton baru.

RRI.CO.ID, Jakarta - Film Insidious: Out of the Further mendapat ulasan dari para kritikus sejak rilis pada 19 Agustus 2026. Film horor keenam saga Insidious ini disambut tak begitu ramah dari ulasan para kritikus.

Film ini mendapatkan nilai Tomatometer 57 persen dari 96 kritikus di laman agregator Rotten Tomatoes. Sehingga gagal mendapatkan nilai cukup untuk mendapatkan penilaian "lumayan".

Meski tergolong kurang baik, film keenam Insidious masih mencatat nilai positif dibandingkan seri lainnya. Film yang digarap dan ditulis Jacob Chase tersebut menjadi film dengan nilai kedua terbaik dalam saga Insidious.

Nilai Tomatometer terbaik masih dipegang oleh rilisan asli Insidious (2011) yang memperoleh skor 66 persen. Sementara nilai terburuk dipegang oleh saga keempat, atau Insidious: The Last Key (2018) yang mendapatkan nilai 34 persen.

Meski demikian, nilai dari penonton alias Popcornmeter menunjukkan Insidious: Out of the Further mendapatkan nilai cukup baik. Yakni 70 persen menurut penilaian lebih dari 500 akun terverifikasi.

Menurut para kritikus, Insidious: Out of the Further mungkin akan disuka oleh penonton baru waralaba ini. Namun untuk mereka yang sudah melihat sejak awal, tak ada perkembangan berarti selain horor berputar-putar di dalam rumah.

"Dua belas tahun yang lalu, film pertamanya menjadi sensasi beranggaran rendah dalam genre ini; sejak saat itu. Waralaba ini justru terjebak dalam purgatoriumnya sendiri," kata Brandon Yu dalamm keterangan pers yang diterima RRI, Rabu, 26 Agustus 2026.

Sementata itu, kritikus lainnya, Johnny Oleksinski mengatakan bahwa sensasi yang memacu adrenalin bisa dinikmati bersamaan. Hal ini dilakukan agar tidak memaksakan logika ke dalam cerita ini adalah tindakan sia-sia yang melelahkan.

"Dulu, Insidious tampak begitu hidup berkat eksplorasinya terhadap dunia yang dihuni oleh arwah-arwah malang. Kini, waralaba tersebut tak ubahnya sesosok mayat kaku," kata kritikus film asal Amerika Serikat, Tim Grierson.

Kritikus horor Meagan Navarro menilai angsuran keenam film tersebut masih mampu menghadirkan rasa ngeri bagi penonton baru. Namun, film itu dinilai kurang memberikan pengalaman berbeda bagi penonton yang sudah mengikuti seri sebelumnya.

Menurunya, film tersebut lebih terasa seperti perjalanan singkat melewati rumah hantu yang sudah dikenal. Ia juga menilai sejumlah bagian film cenderung repetitif sehingga sensasi horornya terasa kurang segar.

"Angsuran keenam ini mungkin bisa membuat penonton baru merasa ngeri. Namun selebihnya, film ini terasa seperti perjalanan kilat menyusuri rumah hantu yang sudah familier dan cenderung repetitif," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....