Novel 'The Dallergut Dream Department Store' Diadaptasi Disney ke Layar Lebar

  • 26 Agt 2026 13:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Novel The Dallergut Dream Department Store diadaptasi menjadi film oleh Disney Live Action.
  • Patrick Ness dipercaya menulis skenario, setelah sebelumnya mengadaptasi Chaos Walking dan A Monster Calls.
  • Novel Lee Mi-ye telah terjual lebih dari dua juta eksemplar secara global dan diterbitkan dalam lebih dari 20 bahasa.

RRI.CO.ID, Jakarta - Novel fantasi populer Korea Selatan, The Dallergut Dream Department Store, akan diadaptasi menjadi film layar lebar oleh Disney. Adaptasi tersebut akan melibatkan penulis Inggris Patrick Ness sebagai penulis skenario.

Kabar ini disampaikan Wildfire, selaku penerbit edisi bahasa Inggris novel tersebut di Inggris. Patrick Ness dikenal melalui karya untuk pembaca muda, termasuk trilogi Chaos Walking dan A Monster Calls.

Kedua karya tersebut sebelumnya juga telah diadaptasi Ness ke dalam bentuk film. Sementara itu, belum ada informasi mengenai sutradara maupun jajaran pemeran untuk adaptasi novel tersebut.

Novel karya Lee Mi-ye itu telah terjual lebih dari satu juta eksemplar di Korea Selatan. Pencapaian itu membuatnya menjadi novel Korea pertama yang terbit pada 2020-an dan mencapai angka penjualan tersebut.

Popularitas novel ini kemudian meluas ke berbagai negara, termasuk ke Indonesia. Buku tersebut telah diterjemahkan dan diterbitkan dalam lebih dari 20 bahasa, dengan penjualan mencapai lebih dari dua juta eksemplar.

The Dallergut: Dream Department Store merupakan buku pertama dari sebuah trilogi. Ceritanya mengikuti Penny, pegawai baru di sebuah toko misterius yang menjual berbagai jenis mimpi.

Di toko tersebut, pelanggan dapat membeli mimpi tentang kenangan masa kecil, kuliner, petualangan bermain seluncur es hingga menjadi bintang. Mimpi tentang terbang bahkan hampir selalu habis terjual.

Namun, situasi berubah ketika berbagai kejadian aneh dan berbahaya mulai menimpa pelanggan yang sedang tertidur. Penny kemudian berusaha mengungkap misteri tersebut sebelum mimpi buruk menyebar keluar dari toko.

Kisah Penny berlanjut dalam novel kedua berjudul Return to the Dallergut Dream Department Store. Sementara itu, buku prekuelnya mengangkat kisah Dallergut saat berusia 19 tahun dan mengalami masalah sulit tidur.

Sebelum dikenal sebagai penulis, Lee Mi-ye memiliki latar belakang yang cukup berbeda. Ia merupakan lulusan teknik dan pernah bekerja selama lima tahun sebagai insinyur semikonduktor di Samsung Electronics.

Ketertarikannya terhadap dunia mimpi kemudian mendorong Mi-ye meninggalkan pekerjaannya dan menekuni dunia kepenulisan. Ia mengatakan ide novel tersebut muncul dari keinginannya melihat tidur sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar waktu beristirahat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....