WeTV Hadirkan Serial 'Tante Sonya', Angkat Kisah Cinta Beda Usia
- 25 Agt 2026 00:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Serial 'Tante Sonya' merupakan reboot dari Catatan Harian Tante Sonya yang dikemas lebih relevan untuk generasi sekarang.
- Serial ini menyoroti hak perempuan menentukan pilihan hidup, termasuk soal karier, pernikahan, dan kebahagiaan.
- Tante Sonya hadir eksklusif di WeTV dalam 10 episode dengan Raihaanun dan Maxime Bouttier sebagai pemeran utama.
RRI.CO.ID, Jakarta - WeTV menghadirkan serial original terbaru bertajuk Tante Sonya hasil kolaborasi dengan RAPI Films. Serial ini menjadi versi terbaru dari kisah Catatan Harian Tante Sonya yang sebelumnya dikenal dalam format film.
Produser RAPI Films, Sunil Samtani, mengatakan Tante Sonya tidak dibuat sebagai remake. Cerita tersebut dikembangkan kembali agar lebih relevan dengan kehidupan dan perspektif generasi masa kini.
"Sebenarnya memang benang merahnya dari film Catatan Harian Tante Sonya, tapi ini bukan remake, lebih ke reboot. Reboot dan lebih up to date, lebih generasi sekarang," ujar Sunil dalam konferensi pers di CGV Grand Indonesia, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurut Sunil, salah satu tantangan utama adalah mengembangkan cerita film berdurasi sekitar 90 menit menjadi serial dengan 10 episode. Proses tersebut melibatkan tim penulis WeTV serta penulis Upi Avianto.
Sementara itu, sutradara Surya Ardy Octaviand menjelaskan serial ini membawa pesan yang lebih luas dibandingkan kisah sebelumnya. Menurutnya, cerita tidak sekadar menyoroti hubungan asmara antara perempuan dan pria yang lebih muda.
Ia mengatakan Tante Sonya ingin menunjukkan bahwa perempuan memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan hidupnya. Termasuk keputusan untuk menikah, berkarier, maupun menjalani kehidupan tanpa pasangan.
“Sebenarnya yang ingin kita kasih tahu lewat serial ini bahwa perempuan itu bisa bebas memilih. Bahwa goals dari perempuan itu gak harus menikah, perempuan itu bebas untuk berkarir, tidak harus untuk menikah,” ujar Ardy.
Ardy menilai perempuan yang belum menikah juga tidak seharusnya mendapat stigma negatif dari lingkungan sosial. Sebab, status pernikahan bukan ukuran keberhasilan maupun nilai seseorang.
"Perempuan zaman sekarang bisa memilih apa saja. Bisa berkarier, kalau dia tidak mau menikah juga tidak apa-apa, itu pesan lewat WeTV original Tante Sonya ini," katanya.
Ia menambahkan, perubahan konteks sosial membuat cerita Tante Sonya kini memiliki pesan yang berbeda. Jika cerita sebelumnya lebih berfokus pada hubungan cinta beda usia, versi terbaru memperluas pembahasannya tentang kebebasan perempuan.
Country Head WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, mengatakan kisah cinta beda usia menjadi pintu masuk cerita Tante Sonya. Menurutnya, cinta tidak mengenal batasan usia maupun angka yang tercantum dalam kartu identitas.
“Cerita sesungguhnya adalah keberanian seorang perempuan. Perempuan yang berani untuk menemukan kembali atau memutuskan kebahagiaan bagi hidupnya sendiri,” ucap Febriamy.
Ia menilai sudah waktunya masyarakat meninggalkan stigma mengenai batas usia bagi perempuan. "Setiap perempuan berhak untuk dicintai, mencintai dan bahkan bisa memulai hidup yang baru lagi di usia berapa pun," ujarnya.
WeTV Original Tante Sonya dibintangi Raihaanun sebagai Sonya, Maxime Bouttier sebagai Ben, Hadir juga Hamish Daud, Dinda Kirana dan Sarah Felicia.
Serial ini akan tayang eksklusif mulai 4 September 2026 di platform WeTV. Hadir dalam 10 episode yang mengangkat kisah tentang keberanian perempuan menentukan kebahagiaan dan pilihan hidupnya sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....