Serial ‘It: Welcome to Derry’ Resmi Berlanjut ke Season Kedua di HBO
- 19 Agt 2026 17:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Serial 'It: Welcome to Derry' secara resmi diperbarui untuk musim kedua di HBO setelah kesuksesan musim pertama yang tayang pada 26 Oktober 2025.
- Serial ini merupakan adaptasi dari novel 'It' karya Stephen King dan berfungsi sebagai prekuel dari film 'It' yang dirilis pada tahun 2017 dan 2019.
- Pengembangan serial didasarkan pada dua film reboot 'It', menghubungkan cerita prekuel dengan narasi film-film tersebut.
RRI.CO.ID, Los Angeles — Serial ‘It: Welcome to Derry’ resmi diperbarui untuk musim kedua di HBO. Serial tersebut pertama kali tayang di HBO Max pada 26 Oktober 2025 dan diadaptasi dari novel ‘It’ karya Stephen King.
Serial ini juga dikembangkan berdasarkan dua film reboot ‘It’ yang dirilis pada 2017 dan 2019. Ceritanya berfungsi sebagai prekuel dari kedua film tersebut, dilansir dari Variety, Rabu, 19 Agustus 2026.
Musim pertama sebagian besar berlatar di kota fiksi Derry, Maine, pada 1962. Cerita mengungkap pengalaman masa lalu warga Derry dengan Pennywise, badut jahat yang mampu mengubah bentuk.
Dalam musim kedua, cerita akan dibawa kembali ke tahun 1935 dan berlangsung pada era Depresi Besar. Cerita akan berpusat pada pembantaian berdarah terhadap Geng Bradley.
Mereka adalah kelompok perampok bank yang singgah di Derry untuk membeli amunisi sebelum menghadapi kengerian yang tidak terbayangkan. Pembantaian Geng Bradley merupakan salah satu bagian selingan dalam novel asli karya Stephen King.
HBO belum mengumumkan jajaran pemeran untuk musim kedua. Sementara itu, pemeran musim pertama mencakup Jovan Adepo, Taylour Paige, Chris Chalk, James Remar, Stephen Rider, Madeleine Stowe, dan Rudy Mancuso.
Produksi serial tersebut melibatkan HBO dan Warner Bros. Television. Sutradara Andy Muschietti sebelumnya mengungkap bahwa ruang penulis untuk musim kedua telah dibuka.
Meski demikian, pengumuman pembaruan serial belum disampaikan secara resmi saat itu. Muschietti mengatakan perjuangan bertahan hidup pada era Depresi Besar akan menjadi bagian penting dari cerita.
Kondisi sosial dan budaya yang mengerikan pada masa tersebut juga akan menjadi pusat cerita musim kedua. Jika musim pertama menceritakan kejahatan yang tersembunyi di balik kenyamanan kota, musim kedua akan menghadirkan suasana lebih suram.
Muschietti menggambarkan Derry sebagai tempat yang hampir seperti kuburan. Masyarakatnya dilanda kemiskinan, kelelahan, pengangguran, dan kehilangan tempat tinggal.
Anak-anak dalam musim kedua juga tidak akan memiliki kehidupan nyaman seperti yang digambarkan pada musim pertama. Sebagian dari mereka merupakan anak yatim atau pelarian, sehingga lingkungan yang mereka hadapi menjadi jauh lebih kelam.
Meski demikian, Muschietti mengatakan masih ada unsur harapan yang menjadi kekuatan bagi kelompok baru tersebut untuk bertahan. Ia sebelumnya juga mengungkapkan rencana tiga musim untuk ‘Welcome to Derry'.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....