Agensi Ha Young Minta Maaf Usai Keliru Tanggapi Kontroversi Sejarah Keluarganya
- 12 Agt 2026 13:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BISTUS Entertainment meminta maaf setelah sebelumnya menyebut tudingan mengenai sejarah keluarga Ha Young tidak berdasar
- Agensi mengonfirmasi adanya catatan tahun 1916 yang mencantumkan Ahn Sang Ho sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe
- Ha Young dan agensi berkomitmen lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi sejarah dan latar belakang keluarga kepada publik
RRI.CO.ID, Jakarta - Agensi BISTUS Entertainment meminta maaf setelah sebelumnya menyebut tudingan terkait sejarah keluarga aktris Ha Young tidak berdasar. Permintaan maaf itu disampaikan setelah agensi memastikan adanya catatan mengenai kakek buyut Ha Young, dokter Ahn Sang Ho.
Kontroversi bermula ketika Ha Young menceritakan sejarah empat generasi keluarganya yang berkecimpung dalam bidang medis. Kisah tersebut disampaikan saat Ha Young tampil dalam program variety show KBS2 ‘Problem Child in House’ beberapa waktu lalu.
Ha Young menyebut kakek buyutnya pernah mempelajari kedokteran di Jepang sebelum membuka klinik bergaya Barat di Hanyang. Ia juga menyampaikan bahwa kakek buyutnya pernah merawat Kaisar Gojong, sehingga kisah tersebut kemudian menjadi perhatian publik.
Setelah tayangan itu, muncul dugaan bahwa sosok yang disebut Ha Young merupakan dokter Ahn Sang Ho. Agensi kemudian mengonfirmasi identitas tersebut, sebelum catatan sejarah menunjukkan Ahn Sang Ho tercantum sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916.
Organisasi tersebut dikenal sebagai organisasi pro-Jepang, sehingga kemunculan nama Ahn Sang Ho memicu kontroversi mengenai aktivitasnya selama masa penjajahan Jepang. Catatan tersebut kemudian menjadi sorotan setelah informasi mengenai keanggotaan Ahn Sang Ho beredar dan memicu perdebatan publik.
Agensi menyebut tudingan tersebut tidak berdasar, tetapi sehari kemudian menyampaikan permintaan maaf setelah melakukan verifikasi lebih lanjut, Selasa, 11 Agustus 2026. Agensi mengakui respons sebelumnya diberikan terlalu cepat tanpa pemeriksaan memadai terhadap catatan sejarah yang berkaitan dengan Ahn Sang Ho.
Melalui pernyataan terbaru, BISTUS Entertainment mengatakan telah memastikan keberadaan catatan Ahn Sang Ho sebagai anggota dewan Daejeong Chinmokhoe pada 1916. Agensi menyampaikan permintaan maaf karena pernyataan sebelumnya telah menimbulkan kebingungan di tengah munculnya informasi mengenai sejarah tersebut.
Agensi juga menjelaskan bahwa Ha Young merasa sangat terbebani karena pembicaraan mengenai sejarah keluarganya dalam acara televisi berujung kontroversi. Ha Young disebut menyadari persoalan tersebut berkembang setelah dirinya menjawab pertanyaan mengenai latar belakang keluarga dalam program televisi.
Menurut agensi, kejadian tersebut menjadi pelajaran penting mengenai perlunya verifikasi cermat ketika menyampaikan fakta sejarah kepada masyarakat. Perusahaan menyatakan akan lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi mengenai latar belakang seseorang kepada publik pada kesempatan berikutnya.
Ha Young turut menyadari kekhawatiran yang muncul akibat persoalan tersebut dan berkomitmen menjalani aktivitas mendatang dengan sikap lebih berhati-hati. Agensi berharap pernyataan terbaru tersebut dapat menjelaskan perubahan sikap mereka setelah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap catatan sejarah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....