Fanny Kondoh Berharap Film 'Baby Udon' Abadikan Sosok Hajime
- 04 Agt 2026 01:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Fanny Kondoh berharap film Baby Udon membuat mendiang Hajime Kondoh terus dikenang sebagai "Papa Udon".
- Keinginan mengangkat kisah hidupnya ke layar lebar bermula setelah ia berbagi cerita dalam podcast Denny Sumargo.
- Fanny menilai Denny Sumargo berhasil menghidupkan sosok Hajime dan berharap film tersebut menginspirasi banyak keluarga.
RRI.CO.ID, Jakarta - Fanny Kondoh mengungkapkan alasan di balik keputusannya mengangkat kisah hidupnya bersama mendiang suami, Hajime Kondoh. Ia berharap film Baby Udon dapat membuat sosok Hajime terus dikenang sebagai ayah dari putra mereka, Kazkaz.
Fanny mengaku keinginan itu telah ia panjatkan sejak sang suami masih berjuang melawan penyakitnya. Setiap malam, ia berdoa agar proses persalinannya berjalan lancar sekaligus memohon agar kisah Hajime tidak dilupakan.
"Saya berdoa, saya tidak mau suami saya dikenang hanya menjadi abu. Suami saya ingin dikenang sebagai Papa Udon dan saya terus bertanya kepada Tuhan bagaimana caranya," ujar Fanny dalam konferensi pers di XXI Senayan City, Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Dirinya mengatakan titik awal terwujudnya harapan tersebut bermula setelah ia mengumumkan kehamilannya. Tak lama kemudian, ia menerima undangan untuk menjadi bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo.
Saat itu, ia menceritakan perjuangan hidupnya bersama Hajime, mulai dari program bayi tabung hingga kepergian sang suami. Menurutnya, kisah tersebut membuat Densu tersentuh hingga menyampaikan keinginan untuk mengangkatnya menjadi film.
"Setelah saya cerita ke Densu, beliau menangis di podcast itu. Di situ juga beliau bilang, 'Ini bagus ya kalau dibuat film'," kata Fanny.
Ia mengungkapkan setelah podcast tersebut tayang, banyak rumah produksi yang tertarik mengadaptasi kisahnya. Namun, ia merasa Sumargo Films menjadi pihak yang paling memahami perjalanan hidup keluarganya.
Awalnya, Fanny sempat meragukan keputusan Denny Sumargo memerankan Hajime Kondoh. Namun, pandangannya berubah setelah mengikuti seluruh proses produksi film.
Menurutnya, Densu mampu memahami karakter Hajime tanpa harus menerima banyak penjelasan darinya. Ia menilai Densu berhasil menangkap emosi dan perjalanan hidup suaminya selama proses syuting berlangsung.
“Karena ketika kamera itu nyala dan Hajime sudah berperan disitu Saya melihat jiwa suami saya tuh ada di Densu. Sakit yang Densu rasakan tuh saya bisa merasa Ini sakit yang saya rasakan dulu sebagai seorang istri melihat suaminya sakit,” ucapnya.
Fanny juga mengaku kembali merasakan emosi yang selama ini berusaha ia pendam ketika menyaksikan proses syuting. Penampilan Caitlin Halderman sebagai dirinya membuat kenangan masa-masa sulit saat mendampingi Hajime kembali hadir.
“Saya melihat diri saya sendiri dalam versi film yang diperankan Caitlin sangat pedih dan menyakitkan. Semoga film ini bisa menyentuh hati banyak orang ya,” ujar Fanny.
Sementara itu, Caitlin Halderman mengaku memerankan sosok Fanny Kondoh menjadi salah satu tantangan terbesar dalam kariernya. Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan sosok dan kisah nyata tersebut.
“Kak Fanny pengen banget memperlihatkan segimana dia dan Hajime Kondoh saling cinta satu sama lain. Dari situlah aku belajar menjadi Kak Fanny, belajarin gesturnya dan lain-lain,” ujar Caitlin.
Selain Caitlin dan Densu film ini juga dibintangi Vonny Anggraini, Naufal Samudra, dan Ayya Renita. Hadir juga Putri Ayudya, Royhan Hidayat, Miyu Okazaki, dan Hiroaki Kato.
Film Baby Udon dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 September 2026. Film ini diharapkan menghadirkan kisah tentang cinta, kehilangan, dan harapan yang dapat menginspirasi para penontonnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....