Trailer 'Operasi Pesta Copet' Rilis, Ceritakan Realita di Balik Copet Konser

  • 23 Jul 2026 02:07 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Rumah produksi Imajinari telah merilis trailer resmi film Operasi Pesta Copet yang menampilkan sisi emosional di balik fenomena pencopetan di konser musik.
  • Film debut sutradara Edy Khemod ini menceritakan kisah empat anak muda (Ijal, Adut, Tia, dan Melodi) yang merencanakan aksi pencopetan di festival musik Pestapora akibat tekanan ekonomi dan kesulitan mendapatkan pekerjaan.
  • Film ini mengangkat isu sosial serius terkait tingginya biaya hidup dan kesulitan pencarian kerja yang mendorong masyarakat muda untuk melakukan tindakan kriminal.

RRI.CO.ID, Jakarta - Rumah produksi Imajinari merilis official trailer terbaru film Operasi Pesta Copet. Trailer tersebut mengangkat sisi emosional di balik maraknya fenomena pencopetan di konser musik akibat tekanan ekonomi.

Film debut sutradara Edy Khemod ini mengikuti kisah empat anak muda bernama Ijal, Adut, Tia, dan Melodi. Mereka nekat merencanakan aksi mencopet di festival musik Pestapora karena sulit mendapatkan pekerjaan dan menghadapi tingginya biaya hidup.

Melalui trailer terbaru, penonton diajak melihat sisi lain para pelaku pencopetan yang digambarkan bukan sebagai sosok jahat. Film ini juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap aksi kriminal yang masih kerap terjadi di konser musik.

Operasi Pesta Copet dibintangi Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, serta Fauzan Lubis yang dikenal sebagai vokalis Sisitipsi. Film ini diproduseri Ernest Prakasa, Dipa Andika, James Erlangga, dan Iqbaal Ramadhan.

Sebelumnya, proyek film ini menggunakan judul Operasi Pesta Pora. Namun, judul tersebut kemudian diubah menjadi Operasi Pesta Copet seiring perkembangan cerita.

"Judul Operasi Pesta Copet dipilih karena mengacu kembali pada esensi ide awal film ini, yakni copet sebagai fenomena gunung es ketimpangan sosial. Kami merasa judul ini lebih lugas mewakili apa yang ingin kami sampaikan," kata produser Ernest Prakasa dalam konferensi pers di Plaza Senayan, Rabu 22 Juli 2026.

Sutradara Edy Khemod mengatakan film ini menghadirkan sudut pandang berbeda terhadap dunia musik Indonesia. Menurutnya, cerita tidak hanya berfokus pada konser, tetapi juga melihat sisi sosiologis yang melatarbelakangi kehidupan para karakternya.

"Buat saya menariknya di film ini saya bisa membahas skena musik Indonesia tapi tidak dari kacamata yang konvensional. Melihat dunia musik Indonesia dari kacamata sosiologisnya," ujar Khemod.

Bersamaan dengan peluncuran trailer, Imajinari juga merilis lagu tema berjudul Kita Melawan Dunia. Lagu tersebut dibawakan oleh BAALE, moniker musik milik Iqbaal Ramadhan, yang menggambarkan persahabatan empat tokoh utama di tengah tekanan hidup.

Iqbaal, yang memerankan Ijal sekaligus menjadi produser dan pengisi OST film, menegaskan karakter dalam film ini bukanlah penjahat. Menurutnya, mereka hanyalah anak-anak muda yang terpaksa mengambil jalan salah karena keterbatasan ekonomi.

"Karakter-karakter di film Operasi Pesta Copet itu sebenarnya bukan orang jahat. Mereka hanya anak-anak muda yang terpaksa nekat karena tuntutan ekonomi, karena siapa sih yang mau jadi copet? Gak ada," kata Iqbaal.

Ia menambahkan, film ini tidak bertujuan mengglorifikasi aksi kriminal. Sebaliknya, Operasi Pesta Copet ingin memperlihatkan kisah orang-orang biasa yang hidup dalam kondisi serba sulit dan minim pilihan.

Diproduksi di tengah penyelenggaraan festival musik Pestapora, film ini disebut menjadi drama komedi Indonesia pertama dengan pendekatan produksi tersebut. Operasi Pesta Copet dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....