D'MASIV Lepas Label, Independen Bawa Semangat Ciledug Pride
- 17 Jul 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- D'MASIV mengumumkan transisi dari label musik arus utama ke jalur independen untuk menjelajahi kreativitas tanpa batas.
- Band melakukan rebranding total dengan mengubah identitas visual termasuk warna font logo menjadi merah terang yang menonjol.
- D'MASIV berhasil mengamankan hak penamaan khusus untuk halte transportasi publik Jakarta sebagai strategi memperkuat D'MASIV sebagai brand modern, bukan hanya sebagai band musik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Band D’MASIV datang ke kantor RRI Jakarta melakukan siniar dengan Akbar selaku host pada Rabu, 15 Juli kemarin. Semua anggota band musik tersebut terlihat bersemangat mengikuti perbincangan yang ditayangkan pada hari Kamis, 16 Juli 2026.
Langkah yang dilakukan musisi Ciledug ini menjadi bukti bahwa impian mereka untuk masuk ke pasar internasional dapat diraih. Mereka kini sibuk mempersiapkan album terbaru yang diperkirakan bisa rilis pada awal tahun 2027 mendatang.
Partisipasi grup ini dalam acara tingkat dunia berhasil membuka relasi luas dengan berbagai tokoh penting di industri musik internasional. Sesi tersebut akhirnya membuat mereka memperoleh kesempatan untuk memulai proses rekaman langsung di California, Amerika Serikat.
"Kami pengen membuktikan musisi lokal bisa bersaing di ranah internasional tanpa kehilangan ciri khas kita lewat proses ini. Perjalanan panjang menuju Amerika menjadi bukti nyata bahwa kerja keras personel kita akhirnya membuahkan hasil yang bagus," katanya.
"Proses berkarya ini terasa nagih karena semua orang harus keluar dari zona nyaman untuk belajar hal baru. Pengalaman berharga bekerja sama dengan produser pemenang Grammy menambah ilmu lebih luas mengenai standar kualitas industri musik dunia," ujarnya.
Pemakaian lirik berbahasa Inggris sengaja digunakan untuk memperluas jangkauan pendengar hingga ke berbagai negara di seluruh dunia. Sang penyanyi masih mempertahankan teknik bernyanyi miliknya tanpa harus mengganti suara seperti musisi barat pada umumnya.
Karya berjudul ‘On Our Own’ menyampaikan pesan moral mendalam tentang realita kehidupan seorang anak yang hidup dalam kekurangan. Lagu tersebut dibuat dengan penuh komitmen sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi dunia yang tengah dilanda berbagai masalah kemanusiaan.
Mari kita berikan penghargaan terhadap kerja keras musisi hebat tanah air yang kerap membawa Indonesia ke ranah internasional. Dukungan masyarakat menjadi modal bernilai bagi seniman Indonesia agar terus menciptakan karya seni dengan kualitas yang mengesankan.
(Shafira Nursyifa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....