Sinopsis ‘Dua Nafas’, Kisah Haru Cinta Nenek dan Cucu Penuh Pengorbanan

  • 02 Jul 2026 14:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Film Dua Nafas menghadirkan kisah mengharukan tentang kasih sayang nenek dan cucu yang dipenuhi pengorbanan serta makna keluarga.
  • Disutradarai Hasto Broto, film berdurasi 1 jam 33 menit ini resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026.
  • Dibintangi Aty Cancer dan Syakir Daulay, Dua Nafas mengangkat perjalanan Anto mengejar cita-cita hingga momen emosional saat kembali menemui nenek tercintanya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Film 'Dua Nafas' hadir sebagai drama keluarga yang menyentuh hati penonton. Film ini resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 2 Juli 2026.

Film berdurasi 1 jam 33 menit ini disutradarai Hasto Broto. Ceritanya menghadirkan hubungan hangat antara nenek dan cucu yang dipenuhi pengorbanan.

Naskah film ditulis Jo Hyeon Suk bersama Exan Zen. Sementara itu, Park Joung-Kuk dan Syakir Daulay dipercaya sebagai produser.

Rumah produksi PT. Sunrise Pictures Indonesia menggarap film ini dengan nuansa emosional. Kisahnya mengangkat makna keluarga, kasih sayang, dan perjuangan hidup sederhana.

Cerita diawali ketika Wati menitipkan putranya, Anto, kepada ibu mertuanya, Mariyam. Mereka tinggal di sebuah desa terpencil dengan kehidupan yang sangat sederhana.

Anto kecil terbiasa hidup nyaman di Jakarta bersama ibunya. Karena itu, ia kesulitan menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya di desa.

Di desa, Anto bertemu Putri yang baik hati dan penuh perhatian. Ia juga bersahabat dengan Udin yang selalu menghadirkan keceriaan setiap hari.

Persahabatan itu perlahan membuat Anto menikmati kehidupan sederhana bersama neneknya. Kasih sayang Mariyam juga mengubah cara pandang Anto tentang keluarga.

Enam belas tahun kemudian, Anto berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi seorang dokter. Ia kembali ke desa sambil membawa ijazah untuk membanggakan nenek tercinta.

Setibanya di rumah, Anto melihat makanan kesukaannya telah disiapkan di meja. Namun, ia mendapati Mariyam telah meninggal sambil menunggu kedatangannya.

Film ini dibintangi Aty Cancer sebagai Mariyam dan Syakir Daulay sebagai Anto dewasa. Auzan Noh Karepesina, Adelia Rasya, Bilqis Hafsa, serta Mantra Gurindam Smaratungga turut melengkapi jajaran pemeran. (Agnes Claudia Ohoira).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....