Fajar Nugra dan Givina Lukita Akui Hadapi Tantangan di Film "Pemikat Jiwa"
- 01 Jul 2026 09:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Film "Pemikat Jiwa" bergenre horor psikologis tayang mulai 9 Juli 2026.
- Film mengangkat kisah cinta, obsesi, dan ilmu pengasihan yang berujung petaka.
- "Pemikat Jiwa" menawarkan pengalaman berbeda dalam genre horor Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta – Film Pemikat Jiwa bergenre horor psikologis siap tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Film produksi Makara Production ini disutradarai Dom Dharmo.
Pemeran utama Fajar Nugra memerankan karakter Jay dengan pendekatan yang berbeda dari karya sebelumnya. Peran tersebut menjadi tantangan karena meninggalkan identitas komedinya.
Fajar mengaku sempat meragukan kemampuannya membawakan karakter Jay selama proses syuting. Dia juga khawatir unsur komedinya terbawa ke dalam adegan serius.
"Ini adalah film pertama yang aku merasa sinting dan jujur aja, aku merasa takut banget ketika proses shooting. Ketika akhirnya jadi film, takut ada bumbu komedi yang akhirnya ke bawah, itu jujur adalah ketakutanku," katanya saat sesi doorstop Press Conference film Pemikat Jiwa di Epicentrum XXI, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2026.
Fajar mengaku sempat merasa ragu saat memulai proses syuting film tersebut. Dia mempertanyakan kemampuannya memerankan karakter Jay.
" Jadi keseluruhan film, shooting dimulai rasanya kayak ngawang, ngambang banget, ini bener gak ya aku bisa memerankan karakter Jay. Cuma kan akhirnya dibantu sama semua orang yang terlibat di film Pemikat Jiwa," ujarnya.
Meskipun demikian, Fajar merasa terbantu oleh arahan sutradara dan seluruh tim produksi. Dukungan tersebut membuatnya lebih percaya diri menjalani karakter.
Sementara itu, Givina Lukita memerankan Wulan dengan karakter yang jauh dari kepribadiannya. Diaa harus mengeksplorasi emosi dan kondisi psikologis tokoh secara mendalam.
Menurut Givina, proses membangun karakter dilakukan secara bertahap bersama sutradara dan pemain lain. Kepercayaan terhadap tim membuatnya mampu melewati berbagai tantangan.
"Kami pelajari, kami organik, kalau memang sulit kita hadapi, dan aku percaya sama tim Makara, Pak Dom, dan para cast lainnya. Jadi segala ketakutan, allhamdulillah bisa dikesampingkan, ternyata hanya dengan percaya, ternyata badanku bisa ngeluarin hal seperti itu,” katanya.
Givina menilai Wulan memiliki sifat friendly yang mudah disalahartikan orang lain. Karakter tersebut mengingatkan pentingnya berani menetapkan batas dalam hubungan.
Film Pemikat Jiwa memadukan kisah cinta, obsesi, dan praktik ilmu pengasihan yang berujung petaka. Cerita tersebut menawarkan pengalaman berbeda bagi penonton film horor Indonesia. (Sarah Maulida Ali)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....