SHOW Token Perkuat Ekosistem Film Indonesia melalui Blockchain dan AI

  • 26 Jun 2026 16:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • SHOW Token resmi diluncurkan sebagai ekosistem hiburan berbasis blockchain dan AI yang menyasar industri film dan ekonomi kreatif Indonesia.
  • Mengusung tagline "Bridging Crypto and Entertainment: Invest Beyond the Screen" dengan fokus pada generasi muda yang akrab dengan teknologi digital.
  • Komitmen investasi USD100 juta untuk mendukung produksi film dan pengembangan industri kreatif di Asia Tenggara, dengan Indonesia sebagai pasar utama.

RRI.CO.ID, Jakarta - Industri hiburan Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya SHOW Token. Yakni, platform berbasis blockchain dan kecerdasan artifisial (AI) yang menawarkan model pendanaan baru bagi industri perfilman dan ekonomi kreatif.

Melalui peluncuran resminya di Jakarta pada Jumat, 26 Juni 2026, SHOW memperkenalkan ekosistem yang mengintegrasikan teknologi Web3 dengan industri hiburan melalui sejumlah layanan. Di antaranya: SHOW Movie, SHOW AI & Marketplace, serta SHOW KIDS.

CEO SHOW Token, Akshay Melwani, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar sebagai penghasil karya kreatif. Namun, masih menghadapi keterbatasan akses pembiayaan dan distribusi global.

"Indonesia memiliki kekayaan narasi yang luar biasa, namun sering kali langkah kita terhenti di pasar domestik karena keterbatasan infrastruktur global. Kami ingin membangun ekosistem digital agar karya anak bangsa dapat diakses dunia tanpa perantara," ujar Akshay.

SHOW Token beroperasi di jaringan Ethereum (ERC-20) dengan total suplai sebanyak 100 juta token. Sebelum masuk ke Indonesia melalui Mobee, token ini telah diperdagangkan di sejumlah bursa kripto internasional, termasuk Toobit dan Bitconomy.

Perusahaan juga mengumumkan komitmen investasi sebesar USD100 juta untuk mendukung pengembangan industri kreatif di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung produksi berbagai film nasional.

Salah satu proyek yang telah direalisasikan adalah kolaborasi sebagai Executive Producer bersama MVP Pictures dalam film "Cerita Lila". Selanjutnya, SHOW akan terlibat dalam produksi "Sihir Tanah Kubur" serta menargetkan pendanaan lebih dari 30 film bergenre horor dan drama sepanjang tahun ini.

COO SHOW, Joshua Khubani, mengatakan Indonesia dipilih karena memiliki talenta kreatif yang besar. Tetapi, membutuhkan sistem pembiayaan dan distribusi yang lebih efisien.

"Target investasi seratus juta dolar kami bukan hanya tentang pertumbuhan, namun membangun arsitektur baru bagi ekonomi kreatif digital di Asia Tenggara," katanya.

Selain menjadi instrumen pendanaan, SHOW Token juga menawarkan berbagai utilitas bagi pemegang token. Seperti, kesempatan mendukung produksi film, akses eksklusif ke balik layar, undangan gala premiere, tiket gratis, hingga berbagai program penghargaan yang berkaitan dengan proyek film yang didukung.

Melalui peluncuran ini, SHOW berharap dapat memperkuat kolaborasi antara industri perfilman, komunitas teknologi, dan pelaku ekonomi kreatif. Sekaligus, mendorong pemanfaatan blockchain dan AI untuk mendukung perkembangan industri hiburan Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....