Pengalaman Budaya Timur yang Lengkap Dibawa ke Jakarta lewat 'Pesta Timuran Jaksel'
- 19 Jun 2026 21:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tingginya antusiasme masyarakat dengan kehadiran hingga dua ribu pengunjung mendorong penyelenggara memperbesar skala Pesta Timuran Jaksel
- Festival mengusung semangat kolaborasi dan kebersamaan melalui penampilan musisi muda, senior, serta seniman Papua dalam enam segmen pertunjukan
- Selain musik, Pesta Timuran menghadirkan pengalaman budaya Timur melalui kuliner khas dan tradisi sirih pinang untuk memperkenalkan kehidupan masyarakat Timur kepada publik
RRI.CO.ID, Jakarta - Program Director ‘Pesta Timuran Jaksel’ Robby Neo menyebut tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan penyelenggaraan festival berskala lebih besar. Kegiatan yang sebelumnya menarik ribuan pengunjung kini berkembang menjadi perayaan budaya Timur yang lebih luas.
Robby mengatakan jumlah pengunjung terus meningkat sejak penyelenggaraan awal Timuran Jaksel. Kondisi tersebut mendorong penyelenggara melanjutkan gerakan budaya Timur secara berkelanjutan dan lebih besar.
“Ternyata jauh lebih rame, padahal kita itu sebar H-1, ternyata yang datang bisa seribu sampai dua ribu orang. Jadi di luar ekspektasi kita, akhirnya kita bilang momen ini harus tetap bertahan dengan baik dan terus lanjut,” ujarnya dalam Konferensi Pers ‘Pesta Timuran Jaksel’ di Bajawa Kemang, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.
Menurutnya, Pesta Timuran tidak hanya menampilkan musik pesta yang identik dengan kawasan Timur. Festival tersebut juga menghadirkan berbagai bentuk kolaborasi budaya dari beragam latar belakang kesenian Indonesia.
Ia menjelaskan pengunjung akan menyaksikan kolaborasi musisi muda, senior, serta seniman Papua dalam satu panggung. Seluruh pertunjukan itu dirancang dalam enam segmen berbeda yang berlangsung dari siang hingga malam.
“Jadi kita pengen bikin sesuatu yang beda dari yang lain, bahwa Timur ini adalah berasas dari kolaborasi dan kebersamaan. Jadi semuanya akan ada di Pesta Timuran ini,” katanya.
Selain pertunjukan musik, penyelenggara juga menghadirkan pengalaman budaya melalui sajian kuliner khas Timur. Pengunjung nantinya dapat menemukan berbagai makanan tradisional yang merepresentasikan kehidupan masyarakat kawasan Timur.
Robby menambahkan festival juga menghadirkan pengalaman budaya lain seperti tradisi sirih pinang. Melalui konsep tersebut, penyelenggara ingin membawa suasana kehidupan masyarakat Papua dan wilayah Timur ke Jakarta.
‘Pesta Timuran Jaksel’ akan digelar pada 4 Juli 2026 di CIBIS Park, Jakarta, sebagai festival musik dan kultur Indonesia Timur. Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi NADI Creative dan Antara Suara yang berangkat dari semangat memperkenalkan budaya Timur.
Deretan special show tersebut antara lain Dendang Minang Timuran, Timur Jazz Rock, Suara Timur, Pesta Timuran, Lagu Timur Session, hingga Bagoyang. Masing-masing pertunjukan menghadirkan konsep yang berbeda dan dikembangkan khusus untuk festival ini.
Festival ini lahir dari pertemuan komunitas Timuran Jaksel dengan gerakan Suara Tana Timur yang berkembang di berbagai kota. Pesta Timuran akan menghadirkan pertunjukan kolaboratif lintas genre dan generasi sekaligus menjadi ruang pertemuan komunitas serta karya musisi Indonesia Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....