'Pesta Timuran Jaksel' Lahir dari Visi Bersama Kenalkan Budaya Timur ke Jakarta
- 19 Jun 2026 21:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pesta Timuran Jaksel berawal dari diskusi panjang antara NADI Creative dan Antara Suara mengenai pelestarian serta pengenalan budaya Indonesia Timur
- Penyelenggara ingin menciptakan regenerasi dan warisan budaya agar musik serta tarian Timur semakin diterima di industri hiburan nasional
- Festival Pesta Timuran Jaksel akan digelar 4 Juli 2026 di CIBIS Park, Jakarta, menghadirkan kolaborasi lintas genre, generasi, dan komunitas Indonesia Timur
RRI.CO.ID, Jakarta - Program Director ‘Pesta Timuran Jaksel’ Robby Neo mengatakan kolaborasi Nadi Kreatif dan Antara Suara berawal dari diskusi panjang mengenai budaya Timur. Pertemuan tersebut berlangsung di Kemang dan menjadi titik awal lahirnya gagasan menghadirkan budaya Timur secara lebih luas.
Menurut Robby, berbagai pihak yang terlibat memiliki perhatian terhadap seni, musik, dan tarian Timur. Mereka kemudian menyatukan visi untuk memperkenalkan budaya Timur kepada masyarakat Jakarta melalui berbagai kegiatan.
“Kebanyakan orang yang berjuang dari sisi seni, musik, dan menari dan untuk perkenalkan budaya tarian Timur di Jakarta. Jadi ketika kita ngobrol, akhirnya brainstorming bareng ternyata punya visi-visi yang sama,” ujarnya dalam Konferensi Pers ‘Pesta Timuran Jaksel’ di Bajawa Kemang, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026.
Ia menjelaskan salah satu tujuan utama gerakan tersebut adalah menciptakan regenerasi dan warisan budaya. Langkah itu dilakukan agar pelaku seni Timur dapat terus diterima dalam industri hiburan nasional.
Dari berbagai diskusi yang berlangsung, tim penyelenggara berupaya mencari konsep terbaik untuk memperkenalkan musik Timur. Mereka juga menyusun pendekatan agar tarian Timur semakin dikenal dan diterima masyarakat luas.
“Gimana caranya biar musik ini bisa diterima di industri, dan tarian ini bisa diterima di industri. Jadi kita coba sekali dua kali dalam proses yang cukup lama sebenarnya, dengan penuh kesabaran, dengan ngeluangin waktu,” ucap Roby.
Robby mengatakan proses tersebut memerlukan waktu cukup panjang dengan keterlibatan banyak pihak. Hasilnya, terbentuk konsep pertunjukan tarian secara kelompok yang kemudian menjadi bagian penting kegiatan mereka.
Ia menambahkan kebiasaan berkumpul bersama musisi, penyanyi, dan DJ asal Timur turut membentuk identitas komunitas. Dari pertemuan itu lahir suasana khas yang kemudian berkembang menjadi Pesta Timuran Jaksel.
‘Pesta Timuran Jaksel’ akan digelar pada 4 Juli 2026 di CIBIS Park, Jakarta, sebagai festival musik dan kultur Indonesia Timur. Acara tersebut merupakan hasil kolaborasi NADI Creative dan Antara Suara yang berangkat dari semangat memperkenalkan budaya Timur.
Deretan special show tersebut antara lain Dendang Minang Timuran, Timur Jazz Rock, Suara Timur, Pesta Timuran, Lagu Timur Session, hingga Bagoyang. Masing-masing pertunjukan menghadirkan konsep yang berbeda dan dikembangkan khusus untuk festival ini.
Festival ini lahir dari pertemuan komunitas Timuran Jaksel dengan gerakan Suara Tana Timur yang berkembang di berbagai kota. Pesta Timuran akan menghadirkan pertunjukan kolaboratif lintas genre dan generasi sekaligus menjadi ruang pertemuan komunitas serta karya musisi Indonesia Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....