Akademisi Ingatkan Orang Tua Jadi Kuncri Bentuk Nasionalisme Anak

  • 11 Jun 2026 19:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gemala Rabiah Hatta menilai keteladanan orang tua dalam penggunaan gawai menjadi faktor penting membangun nasionalisme generasi muda
  • Komunikasi langsung dalam keluarga dan penanaman nilai-nilai Pancasila sejak dini perlu diperkuat di era digital
  • Generasi muda perlu meneladani Bung Hatta dengan menghargai perbedaan pendapat, bersikap mandiri, dan menjunjung kedaulatan bangsa

RRI.CO.ID, Jakarta - Akademisi Gemala Rabiah Hatta mengatakan, peran orang tua menjadi kunci menjaga nasionalisme generasi muda di era digital. Menurutnya, kebiasaan orang tua menggunakan ponsel saat bersama keluarga dapat menjadi contoh kurang baik bagi anak.

“Karena kalau di meja makan orang tua selalu pakai HP dan komunikasi dengan anak itu, si anak pegang handphone, yang lain pegang handphone. Maka itu akan menjadi bukti yang buruk kepada anaknya,” kata Gemala dalam Dialog Kilau Pancasila di Auditorium Abdurrahman Saleh RRI, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.

Ia mengatakan, komunikasi langsung di meja makan perlu dibiasakan tanpa gangguan penggunaan telepon genggam. Selain itu, orang tua juga perlu membangun percakapan dengan anak dan pasangan agar hubungan keluarga tetap terjaga.

Gemala menegaskan pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Menurutnya, kesadaran sebagai anak bangsa yang baik perlu dibangun melalui penghayatan nilai tersebut.

Ia menyebut digitalisasi tetap harus dimanfaatkan karena menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern. Namun, penggunaan teknologi perlu diimbangi dengan pembiasaan sikap toleransi serta komunikasi keluarga yang baik.

Gemala mencontohkan sejumlah negara yang membatasi penggunaan ponsel pada usia tertentu demi menjaga komunikasi keluarga. Ia juga menyoroti kondisi ketika orang tua dan anak berkomunikasi melalui ponsel meski berada dalam satu rumah.

“Supaya betul-betul komunikasi orang tua itu terjaga. Jadi ini banyak sekali kita lihat di dunia sekarang ini, dimana orang tua itu kadang-kadang panggil anaknya pakai HP,” katanya.

Terkait keteladanan Bung Hatta, Gemala mengatakan, generasi muda perlu belajar menghargai pendapat orang lain. Menurutnya, bangsa yang baik adalah bangsa yang mendidik rakyat menjadi mandiri serta tidak bergantung kepada negara lain.

“Kita dengarkan pendapat mereka, tapi kemudian punya sikap. Jadi bangsa yang baik yaitu bangsa yang mendidik rakyatnya supaya betul-betul menjadi bangsa yang berdikari (berdiri di kaki sendiri),” ucap putri kedua Wakil Presiden Mohammad Hatta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....