'Dukun Magang' Hadirkan Horor Komedi tentang Mahasiswa Galau dan Dunia Mistis
- 08 Jun 2026 17:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dukun Magang mengangkat kisah mahasiswa skeptis yang terjebak dalam petualangan mistis setelah membebaskan Kuntilanak Hitam.
- Film horor komedi ini dibintangi Jefan Nathanio, Hana Saraswati, Adi Sudirja, dan Mamang Osa.
- Dukun Magang akan tayang di bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Film Dukun Magang siap meramaikan layar bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026. Mengusung genre horor komedi, film ini menggabungkan unsur supranatural dengan kisah anak muda yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Cerita berpusat pada Raka, seorang mahasiswa yang diperankan Jefan Nathanio. Raka digambarkan sebagai sosok yang rasional dan hanya ingin segera menyelesaikan skripsinya agar bisa lulus kuliah.
Namun, kehidupannya berubah saat ia pulang ke Desa Kalimati bersama Sekar yang diperankan Hana Saraswati. Sekar merupakan mahasiswi cerdas yang memiliki tanggung jawab besar sebagai penerus tradisi keluarganya.
Masalah muncul ketika kesalahan yang mereka lakukan tanpa sengaja membebaskan Kuntilanak Hitam yang selama 12 tahun dikurung. Situasi tersebut memaksa Raka terlibat dalam berbagai peristiwa mistis yang berada di luar logikanya.
Untuk memperbaiki keadaan, Raka akhirnya berguru kepada Mbah Djambrong, seorang dukun legendaris yang diperankan Adi Sudirja. Pertemuan antara mahasiswa galau dan dukun berpengalaman itulah yang menjadi sumber berbagai momen komedi dalam film ini.
Jefan Nathanio menilai karakter Raka cukup dekat dengan kehidupan generasi muda saat ini. Menurutnya, Raka adalah sosok yang berusaha menyelesaikan masalah secara logis, tetapi justru harus berhadapan dengan dunia yang sulit dijelaskan akal sehat.
“Dia mau menyelesaikan skripsinya tapi selalu struggle dan akhirnya menemukan solusinya. Dia anak yang dewasa, baik, dan peduli, sampai akhirnya bertemu dunia yang aneh ketika berada di Desa Kalimati,” kata Jefan dalam podcast bersama Pro 3 RRI yang dipandu Danang Sundoro tayang pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Sementara itu, Hana Saraswati menyebut Dukun Magang sebagai film yang ringan dan menghibur. Ia berharap cerita yang disajikan bisa dinikmati berbagai kalangan, terutama penonton muda.
“Dukun Magang ini film yang ringan banget. Seru banget buat ditonton dan kita pengennya yang nonton anak-anak muda,” ujarnya.

Di sisi lain, Adi Sudirja mengaku mendapat tantangan tersendiri saat memerankan Mbah Djambrong. Ia harus mempelajari berbagai mantra yang menggunakan bahasa Jawa tingkat tinggi untuk mendukung karakternya.
“Aku jadi tahu ternyata mantra-mantra itu adalah bahasa kromo inggil paling lama dan tinggi di bahasa Jawa. Karena asalku dari Medan, aku harus belajar ekstra untuk mendapatkan dialek lokal tersebut,” kata Adi.
Film ini juga dibintangi Mamang Osa yang menilai kekuatan utama Dukun Magang terletak pada chemistry para pemain. Berkat kemampuan akting para pemain berhasil membawa unsur komedi dan horor secara bersamaan.
Mengangkat benturan antara logika modern dan kepercayaan tradisional, Dukun Magang menawarkan cerita ringan yang dibalut suasana mistis. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....