Iqbaal Ramadhan: 'Practical Effect' di 'Monster Pabrik Rambut' Bikin Aktor Harus Total
- 01 Jun 2026 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Iqbaal Ramadhan menilai penggunaan practical effect membuat Monster Pabrik Rambut tampil berbeda dari film horor lain.
- Penggunaan efek praktikal membuat para aktor harus merespons situasi nyata secara langsung saat syuting.
- Selain menjadi pemain, Iqbaal juga terlibat sebagai produser eksekutif dalam film Monster Pabrik Rambut.
RRI.CO.ID, Jakarta - Aktor Iqbaal Ramadhan membagikan pengalamannya terlibat dalam film horor Monster Pabrik Rambut. Menurutnya, penggunaan practical effect menjadi salah satu hal paling menarik sekaligus menantang selama proses produksi film tersebut.
Iqbaal mengaku sejak awal tertarik ketika mengetahui film garapan sutradara Edwin itu akan banyak menggunakan efek praktikal dibandingkan efek digital. Baginya, pendekatan tersebut menghadirkan pengalaman yang lebih nyata bagi para pemain.
“Dengan kecanggihan teknologi dan percepatan artificial intelligence, adanya practical effect yang fisikal ini rasanya sangat manusiawi. Walaupun mungkin rasanya terkesan retro ya” kata Iqbaal dalam sesi konferensi pers film Monster Pabrik Rambut di XXI Epicentrum, Jakarta, Senin 1 Juni 2026.
Ia menilai penggunaan efek praktikal memberikan nuansa berbeda yang jarang ditemui di film horor beberapa tahun terakhir. Menurutnya, pendekatan tersebut juga menghadirkan kesan retro yang kini kembali digemari generasi muda.
“Tapi ini merupakan sebuah bentuk yang mungkin Sudah lama kita juga tidak lihat di layar bioskop. Mungkin 5-10 tahun terakhir, yang akhirnya membuat film ini menjadi sebuah tontonan horor yang berani dan juga berbeda daripada film-film yang lainnya,” ujarnya.
Iqbaal mengatakan penggunaan efek praktikal membuat para aktor harus benar-benar hadir secara emosional dan fisik di setiap adegan. Berbeda dengan efek digital, practical effect membuat pemain harus langsung merespons situasi nyata yang terjadi di depan mata mereka.
“Kami harus hadir di dalam dunia yang fisikal, dunia yang nyata. Bukan dunia yang digital,” katanya.
Menurut Iqbaal, proses pengambilan gambar menjadi jauh lebih menantang karena banyak adegan yang memerlukan waktu panjang untuk diulang. Ia menyebut satu pengulangan adegan bahkan bisa memakan waktu hingga 30 menit karena seluruh elemen efek harus disiapkan ulang dari awal.
“Ketika ada satu adegan yang harus mengulangnya, itu bisa memakan waktu 15 sampai bahkan 30 menit untuk mengulang semuanya. Karena apa yang terjadi di depan mata kita Itulah tugas kami sebagai aktor Untuk merespon hal tersebut,” ujar Iqbaal.
Ia juga merasa penggunaan practical effect membuat aktor tidak memiliki ruang untuk berpura-pura saat berakting. Tubuh dan respons pemain harus bereaksi secara alami terhadap situasi yang benar-benar terjadi di lokasi syuting.
“Tidak ada ruang bagi kami untuk berpura-pura sebagai aktor. Tubuh kami harus merespons apa yang terjadi di depan mata kami,” katanya.
Ia menyebut seluruh kru, mulai dari departemen artistik hingga production designer, bekerja dengan penuh dedikasi selama proses produksi berlangsung. “Semua yang ada di produksi Monster Pabrik Rambut punya satu visi yang sama untuk menciptakan sebuah tontonan yang berani dan juga beda untuk perfilman Indonesia,” kata Iqbaal.
Dalam film ini Iqbaal berperan sebagai Bona, adik dari Putri diperankan Rachel Amanda dan Ida diperankan Lutesha. Tak hanya menjadi pemain, Iqbaal juga terlibat sebagai produser eksekutif dalam film garapan sutradara Edwin tersebut.
Film Monster Pabrik Rambut sebelumnya menjalani world premiere di Berlinale 2026. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....