Netflix Perluas Paket Beriklan ke Indonesia Mulai 2027

  • 21 Mei 2026 14:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Netflix akan menghadirkan paket beriklan di Indonesia mulai 2027 bersama 14 negara lainnya.
  • Paket ini menawarkan harga lebih terjangkau sekaligus membuka peluang baru bagi pengiklan global dan lokal.
  • Netflix menyebut layanan paket beriklan kini telah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan dunia.

RRI.CO.ID, Jakarta - Netflix akan memperluas paket berlangganan dengan iklan ke 15 negara baru mulai 2027, termasuk Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk menghadirkan pilihan layanan dengan harga lebih terjangkau sekaligus membuka peluang baru.

Selain Indonesia, ekspansi layanan tersebut juga mencakup Austria, Belgia, Kolombia, Denmark, Thailand, Irlandia, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Peru, Filipina, Polandia, Swedia, dan Swiss. Informasi mengenai harga serta pilihan paket disebut akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang.

Paket Netflix dengan iklan tetap menghadirkan berbagai tayangan populer yang selama ini dinikmati pelanggan, namun dengan tambahan iklan di sela program. Skema ini dinilai menjadi alternatif bagi pengguna yang ingin menikmati layanan streaming dengan biaya lebih ringan.

President of Advertising Netflix, Amy Reinhard mengatakan perusahaan optimistis terhadap pertumbuhan bisnis iklan mereka di masa depan. Ia menyebut ekspansi ini memberi lebih banyak pilihan bagi pelanggan sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pengiklan untuk menjangkau penonton aktif Netflix.

“Kami sangat antusias memperluas paket Netflix dengan iklan ke 15 negara baru pada 2027, termasuk Indonesia. Bagi anggota, ini berarti lebih banyak pilihan untuk menikmati Netflix dengan harga yang sesuai kebutuhan mereka,” kata Reinhard dalam keterangan resmi, dikutip dari Netflix.

Ia juga menilai kehadiran paket ini memberi kesempatan bagi pengiklan untuk terhubung dengan audiens global Netflix yang aktif dan terlibat. “Kami melihat potensi pertumbuhan yang sangat besar dan semakin optimistis menyambut masa depan,” ujarnya.

Netflix pertama kali meluncurkan paket dengan iklan pada 2022 di 12 negara. Layanan tersebut dikembangkan untuk menghadirkan hiburan berkualitas dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjadi sumber peluang baru bagi pengiklan.

Saat ini, paket beriklan Netflix telah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Perusahaan juga menyebut lebih dari 80 persen pelanggan paket tersebut aktif menonton setiap minggunya.

Pada kuartal pertama tahun ini, paket dengan iklan diklaim menyumbang lebih dari 60 persen total pelanggan baru Netflix. Perusahaan kini bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan global, meningkat sekitar 70 persen dibanding tahun sebelumnya.

Netflix diproyeksikan meraih pendapatan iklan sekitar 3 miliar dolar AS tahun ini, naik dua kali lipat dibandingkan 2025. Mulai 2027, pengiklan juga akan mendapat akses ke format iklan baru di podcast dan video vertikal secara global.

Selain itu, Netflix terus memperluas kolaborasi brand melalui Tudum yang mencatat lebih dari 24 juta penayangan setiap bulan. Perusahaan juga memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung proses kreatif dan menghadirkan pengalaman iklan yang lebih interaktif.

“Kami memiliki teknologi terdepan, deretan hiburan berkualitas mulai dari serial, film, podcast, hingga live event, serta audiens yang sangat aktif dan engaged. Kami telah membuktikan efektivitasnya, dan kini memperluas bisnis iklan ke lebih banyak area. Netflix siap bersaing,” ucap Reinhard.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....