Kolaborasi Musik Modern dan Tradisional Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026
- 20 Mei 2026 19:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pagelaran Sabang Merauke 2026 menghadirkan kolaborasi musik modern dan tradisional.
- Tema “Hikayat Srikandi Nusantara” menampilkan perspektif perempuan dalam pertunjukan budaya.
- Musik pertunjukan memadukan orkestra dengan instrumen tradisional dari berbagai daerah Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Pagelaran Sabang Merauke (PSM) kembali menghadirkan kolaborasi musik modern dan tradisional tahun ini. Konsep tersebut disajikan melalui tema “Hikayat Srikandi Nusantara” yang menonjolkan perspektif perempuan Nusantara.
Penampil PSM, Yoyo PADI Reborn, mengatakan kolaborasi musik menjadi pengalaman menarik baginya. Ia menyebut pertunjukan menghadirkan harmoni antara orkestra dan instrumen tradisional Indonesia.
“Musik modern dipadukan dengan instrumen tradisional agar menghasilkan harmoni yang indah. Musik tradisional bukan pelengkap, tetapi menjadi elemen utama pertunjukan,” kata Yoyo kepada media di Grand Indonesia, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Yoyo menjelaskan kolaborasi tersebut dikembangkan untuk menjaga kekayaan budaya Nusantara tetap relevan. Menurutnya, musik tradisional dapat dikemas modern tanpa kehilangan identitas aslinya.
Pengarah musik PSM, Elwin Hendrijanto, mengatakan konsep musik tahun ini berbeda. Perubahan itu mengikuti narasi “Hikayat Srikandi Nusantara” yang mengangkat kisah perempuan Indonesia.
“Musik tahun ini menghadirkan perspektif kesatria, ibu, dan perempuan Nusantara. Nuansanya megah, lembut, dan emosional dalam satu pertunjukan,” katanya.
Elwin menyebut tantangan terbesar berasal dari keberagaman musik daerah Indonesia. Setiap unsur musik kemudian dirangkai menjadi satu tema besar pertunjukan.
“Indonesia memiliki kekayaan musik daerah yang sangat beragam dan unik. Kami menyatukan semuanya menjadi komposisi megah untuk panggung pertunjukan,” ujar Elwin.
Ia menambahkan musik dalam pertunjukan bukan hanya berfungsi sebagai pengiring cerita. Musik juga menjadi penghubung emosi antaradegan selama pagelaran berlangsung. (Agnes Claudia Ohoira)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....