Sinopsis ‘The Chestnut Man: Hide and Seek’, Tayang di Netflix

  • 09 Mei 2026 19:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 'The Chestnut Man: Hide and Seek' kembali hadir sebagai musim kedua thriller kriminal Nordik, melanjutkan kisah lima tahun setelah musim pertama dengan kasus pembunuhan baru.
  • Kasus baru melibatkan permainan mematikan “petak umpet” yang memaksa korban mengikuti permainan berbahaya, dimulai dari hilangnya seorang ibu tunggal di Kopenhagen dan pesan misterius di ponselnya.
  • Detektif Naia Thulin dan Mark Hess kembali bekerja sama untuk mengungkap pelaku, sementara serial ini diadaptasi dari novel Søren Sveistrup dan terdiri dari enam episode dengan alur yang semakin kompleks.

RRI.CO.ID, Jakarta — ‘The Chestnut Man: Hide and Seek’ adalah musim kedua dari serial thriller kriminal Nordik. Serial ini kembali melanjutkan kisah setelah lima tahun dari akhir musim pertama, dilansir dari Tudum by Netflix, Sabtu, 9 Mei 2026.

Serial ini menghadirkan kasus pembunuhan baru yang melibatkan permainan mematikan seperti petak umpet. Dalam kasus tersebut, seorang pelaku memaksa para korban mengikuti permainan berbahaya.

Cerita dimulai ketika seorang ibu tunggal di Kopenhagen dilaporkan hilang. Kasus tersebut kemudian mendorong detektif Naia Thulin dan Mark Hess kembali bekerja sama meski hubungan mereka digambarkan rumit.

Kasus ini semakin mengerikan ketika korban meninggalkan ponsel berisi pesan misterius yang meniru sajak anak-anak Nordik dan berisi ancaman mengganggu. Penyelidikan mengarah pada kemungkinan keterkaitan dengan kasus orang hilang sebelumnya.

Kemungkinan tersebut termasuk kasus lama seorang remaja yang keluarganya masih menunggu keadilan. Serial ini terdiri dari enam episode dan dibintangi oleh Danica Curcic, Mikkel Boe Følsgaard, Sofie Gråbøl, dan Katinka Lærke Petersen.

Musim ini diadaptasi dari novel karya Søren Sveistrup, dengan naskah yang ditulis oleh tim kreatif musim pertama. Dalam kilas balik musim sebelumnya, terungkap bahwa pembunuh bernama Genz sebenarnya adalah Toke Bering.

Ia memiliki masa lalu kelam bersama saudara kembarnya, Astrid, termasuk tragedi dalam keluarga asuh mereka. Setelah serangkaian peristiwa kekerasan, Genz akhirnya tewas dalam kecelakaan mobil, sementara korban yang hilang berhasil ditemukan hidup.

Kini, musim kedua kembali menghadirkan kasus baru yang lebih kompleks. Dalam kasus tersebut, Thulin dan Hess harus bekerja sama kembali untuk mengungkap pembunuh di balik permainan “petak umpet” yang mematikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....