HBO: Serial ‘Harry Potter’ Season Kedua Syuting Tahun Ini
- 07 Mei 2026 12:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- HBO resmi memperpanjang serial ‘Harry Potter’ untuk musim kedua sebelum musim pertamanya tayang tahun ini.
- Musim kedua akan mengadaptasi ‘Harry Potter and the Chamber of Secrets’ dan mulai syuting pada musim gugur 2026.
- Jon Brown dipromosikan menjadi co-showrunner bersama Francesca Gardiner untuk menjaga kelancaran produksi serial adaptasi tujuh buku karya J.K. Rowling tersebut.
RRI.CO.ID, London — HBO resmi memberikan lampu hijau untuk musim kedua serial ‘Harry Potter’, bahkan sebelum musim pertamanya tayang tahun ini. Serial ini direncanakan akan mengadaptasi seluruh tujuh buku karya J.K. Rowling menjadi tujuh musim televisi.
Musim kedua akan mengadaptasi buku ‘Harry Potter and the Chamber of Secrets’. Musim kedua tersebut dijadwalkan mulai syuting pada musim gugur ini, dikutip dari Variety, Kamis, 7 Mei 2026.
Sementara itu, musim pertama berjudul ‘Harry Potter and the Philosopher’s Stone’ akan mengangkat kisah awal Harry Potter saat ia berusia 11 tahun. Harry menerima surat penerimaan ke Hogwarts, sekolah sihir yang mengubah hidupnya sekaligus memperkenalkannya pada ancaman dari masa lalunya.
Jon Brown, yang sebelumnya menjadi penulis di musim pertama, dipromosikan menjadi co-showrunner untuk musim kedua. Ia akan bekerja sama dengan showrunner utama Francesca Gardiner.
| Baca juga: HBO Tulis Musim Kedua Serial Harry Potter |
Gardiner menyebut penunjukan ini penting untuk menjaga kelancaran produksi yang berjalan berdekatan antara musim pertama dan kedua. Gardiner menyatakan bahwa ia sangat menghargai kolaborasinya dengan Brown sejak mereka bekerja bersama di “Succession”.
Brown sendiri menyatakan antusiasmenya untuk melanjutkan proyek ini dan berterima kasih kepada HBO atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebut keterlibatannya sebagai perjalanan yang luar biasa dan menyinggung bahwa siapa pun bisa mendapatkan “undangan ke Hogwarts”.
Serial ini disutradai Mark Mylod, J.K. Rowling, Neil Blair dan Ruth Kenley-Letts, serta David Heyman. Warner Bros. Television menjadi studio yang memproduksi keseluruhan proyek tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....