Simak Deretan Line Up Fase Pertama SYNCHRONIZE FEST 2026

  • 06 Mei 2026 01:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Synchronize Fest 2026 digelar 16-18 Oktober di Gambir Expo
  • Hadirkan 17 penampil spesial, dari Hindia hingga Reuni Girl Group
  • Tiket Presale 3 hari mulai Rp550.000 di situs resmi festival

RRI.CO.ID, Jakarta - Synchronize Fest siap kembali mengguncang pada 16, 17, dan 18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Perayaan akbar musik Indonesia yang penuh energi, siap menghadirkan momen hangat, hingga gebrakan baru yang segar.

Di edisi ke-11 penyelenggara kali ini Synchronize Fest membawa lagi semangat “it’s not just a festival, it’s a movement” serasa kita memulai segala sesuatunya dari awal. Berikut adalah nama penampil yang dipastikan memberikan pertunjukan terbaiknya di Synchronize Fest 2026:

1. ALKATERI: EXPANDED SESSION

Alkateri, diambil dari salah satu nama jalan di Bandung. Nama ini kemudian dijadikan nama bagi grup musik post-rock/indie-pop yang berkarya sejak 2021.

Mereka beranggotakan Fauzan Ghifari pada vokal, Rifqi Maulana pada synth. Adapula Galuh Ilham dan Reza Zulmi pada gitar.

Selain itu ada Hadiyan Fazari pada bass, dan Felmy Herdianto pada drum. Alkateri telah merilis album studio perdananya Kontemplasi di tahun 2024.

Album ini sukses mengembalikan kancah musik post-rock/Indie-pop Bandung yang sudah lama terlupakan. Tidak hanya meromantisasikan Bandung, Alkateri juga berhasil meromantisasikan kuping para pendengar yang tidak terpaut geografis.

2. ANTINRML (JEMSII, NAYKILLA, TENXI, SUISEI, RYO, JOSUA NATANAEL, DIA, ANANGGA, NAUFAL SYACHREZA, RIKU, YUNG CATERS, BBOOGIE)

AntiNRML adalah sebuah music label dan kolektif di bawah pimpinan 808Bunny dan Tenxi, dengan Jemsii sebagai Music Director. Label ini turut mempopulerkan penyanyi Naykilla, Dia, hingga Naufal Syachreza.

Kolektif ini kian bersinar kiprahnya karena berhasil membawa gelombang tren musik baru di Indonesia yatu hipdut atau hip-hop dangdut. Dengan lagu seperti “Garam dan Madu”, “Mejikuhibiniu”, dan “Kasih Aba-Aba”.

Musik hipdut kian menjadi raja di Indonesia hingga mencapai 100 juta stream dalam kurun waktu 3 bulan. Nantinya kolektif AntiNMRL akan membawa seluruh pasukan mereka ke Synchronize Fest 2026 bersama para jagoan talenta mereka.

Yaitu, Jemsii, Naykilla, Tenxi, Suisei, Ryo, Josua Natanael. Adapula Dia, Anangga, Naufal Syachreza, Riku, Yung Caters, Bboogie.

3. BASAJAN

Basajan, kuartet instrumental eksperimental asal Kabupaten Bandung. Mereka menyajikan genre Priangan psychedelic groove yang terinspirasi dari budaya Sunda.

Penampilan mereka akan menjadi penampilan perdana mereka di panggung Synchronize Fest. Namun beberapa waktu silam Basajan telah berhasil membawa keunikan mereka ke panggung Wonderfruit Festival di Thailand dan Cue Showcase Festival di Japan.

Basajan telah merilis dua single “Nadoman” dan “1971”. Basajan baru saja merilis album debut mereka bertajuk Bewara dibawah label musik Bahasa Ibu Record.

4. HABIBI FUNK

Habibi Funk merupakan reissue record label dan DJ set asal Berlin ini didirikan oleh kolektor musik asal Jerman bernama Jannis Stürtz. Kerap mengarsip lagu-lagu Arabic funk, soul, jazz era 1960-1980.

Habibi Funk juga merilis banyak kompilasi lewat DSP. Seperti “Habibi Funk: An Eclectic Selection of Music from the Arab World, Part 1 & 2” pada 2017 dan 2019 silam.

5. HINDIA

Menjadi salah satu penampil paling ditunggu setiap tahun nya, Hindia akan kembali ke panggung Synchronize Fest 2026. HINDIA pernah memenangkan 5 penghargaan AMI Awards 2025.

Yakni dalam kategori Album Terbaik untuk “Doves, 25 On Blank Canvas”. Juga untuk Artis Solo Alternatif Terbaik, dan Video Musik Terbaik untuk video musik “everything u are”.

Hindia telah merilis 3 album studio “Menari Dengan Bayangan”, “Lagi Pula Hidup Akan Berakhir”, dan “Doves, 25 on Black Canvas”. Hindia menjadi salah satu aksi panggung yang selalu dinanti dan menjadi pemersatu para penonton dengan lagu-lagunya.

6. INDONESIAN GIRL GROUP: CHIBI CHIBI, EX-BLINK (AGATHA PRICILLA, FEBBY RASTANTY, IFY ALYSSA, SIVIA), G STRING, SUPER GIRLIES, 7ICONS)

Secara khusus Synchronize Fest 2026 menggandeng penampilan pertunjukan Indonesian Girl Group. Akan ada Chibi Chibi, Ex-Blink (Agatha Pricilla, Febby Rastanty, Ify Alyssa, Sivia), G String, Super Girlies, 7icons.

Tren Girl Group pertama kali marak pada tahun 2010-an. Mereka merajai tangga lagu mainstream dengan sajian dance yang enerjik sekaligus vokal grup.

Kalian pasti familiar akan lagu “Playboy”, “Diam Diam Suka”, “Love U Kamu”, dan “Aw Aw Aw”. Special show ini siap menemani kamu bernostalgia bersama!

7. INDRA LESMANA "LITTLE THINGS FROM THE HEART" FEAT. EVA CELIA, TEZA SUMENDRA, MONITA TAHALEA, MICHAEL JAKARIMILENA, AND LLW (BARRY LIKUMAHUWA, RAFI MUHAMMAD, KYRIZ BOOGIEMAN, ANDRE DINUTH)

Indra Lesmana seorang legenda musik Jazz yang telah merilis puluhan album jazz eksploratif selama hidupnya. Salah satu yang populer adalah album Little Things From The Heart, yang berhasil menjadi jembatan antara musik jazz dan pop pada masanya.

Indra Lesmana bersama istrinya Hon Lesmana menulis album ini di tahun 2020. Hingga menghasilkan lagu-lagu paling manis seperti “Sedalam Cintamu”, “Kisah Yang Indah”, “Ingatlah”.

Untuk pertama kalinya lagi, Indra Lesmana akan membawa set album ini secara penuh bersama para kolaboratornya. Pasti menantikan penampilan mereka kan?

8. MARDIAL & FRIENDS (A. NAYAKA, DZULFAHMI, LAZE, OBYRINS, RAMENGVRL, RISKI INRAHIM, YACKO)

Berawal dari EP yang bertajuk “Mardial & Friends” pada tahun 2017 produser musik sekaligus beat maker Hazen Mardial atau biasa dikenal dengan sebutan Mardial. Mereka berkolaborasi dengan berbagai rapper Indonesia di dalam albumnya.

Secara spesial Mardial membawa teman-temannya untuk tampil di Synchronize Fest 2026. Seperti A. Nayaka, Dzulfahmi, Laze, Obyrins, Ramengvrl, Rizky Inrahim, dan Yacko.

Selain sebagai sosok dari moniker Mamang Kesbor, Mardial kerap terlibat bersama musisi lintas skena. Mulai dari rapper hingga penyanyi pop alternatif.

Ia dikenal mampu menyesuaikan pendekatan produksi sesuai identitas artist yang dia kerjakan. Fleksibilitas ini membuatnya jadi salah satu produser yang cukup diperhitungkan di

ekosistem musik independen Indonesia.

9. PERUNGGU

Band yang beranggotakan Maul Ibrahim pada vokal, Adam Adenan pada bass dan Ildo Hasman pada drum akan kembali ke panggung Synchronize Fest 2026. Penampilan Perunggu selalu dirasa seperti potongan cerita yang hidup, mengajak penonton untuk larut, bernyanyi, dan merasakan emosi yang sama.

10. PORIS VAULT GANG

Kolektif Rap dan Hip-Hop creative asal Tangerang beranggotakan Vhanz, Bhanz, Azura, Obyrins, toxicdev!, Wicigo Shawty, DB Mandala, dan GACE. PORIS dikenal akan track "Di Atas Atap" dan "Siapa tu Siapa" dan “Di Bawah Bulan”.

Berangkat dari komunitas lokal menjadi salah satu fenomena baru dalam skena Hip-Hop Indonesia PORIS mengangkat identitas “anak kampung”. Dan gaya musik Trap Modern, mereka berhasil membawa energi baru sebagai generasi muda ke skena Rap dan Hip-Hop Indonesia.

11. PUNK SEJAK DINI BERSAMA SAKINAH MAWADDAH WARAHMAH DAN SUKSES LANCAR REJEKI DIDAMPINGI OLEH SUKATANI

Pertunjukan ini adalah sebuah konsep musik punk yang diajarkan sejak dini oleh punggawa musik punk masa kini. Ditampilkan oleh grup musik Sakinah Mawaddah Warahmah yang merupakan band punk beranggotakan Zea yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) yang tampil bersama keluarganya.

Sukses Lancar Rezeki yang merupakan band Punk SMA asal Bekasi, belakangan populer melalui album Bisa Meledak. Pertunjukan ini akan dipimpin oleh Sukatani yang merupakan seorang guru dan petani asal Purbalingga yang telah merilis Gelap Gempita.

12. REALITY CLUB X PHUM VIPHURIT

Untuk pertama kalinya Reality Club band asal Jakarta, berkolaborasi dengan Phum Viphurit musisi asal Bangkok - Thailand pemilik lagu “Lover Boy”. Pertemuan mereka berawal saat Reality Club didapuk menjadi band pembuka ketika Phum Viphurit menggelar konsersolo di Jakarta pada tahun 2019.

Momen dan waktu berselang rupanya mereka saling mengagumi satu sama lain, terekam di beberapa wawancara dengan media. Phum Viphurit kerap menyampaikan

kekagumannya terhadap Reality Club.

Kolaborasi ini membawa semangat Synchronize Fest membawa narasi lokal menuju kancah global melalui berbagai format pertunjukan. Arah ini membuka ruang bagi pertukaran kreatif, kolaborasi regional, dan dialog artistik lintas negara.

13. RIZKY FEBIAN & MAHALINI

Menyatukan dua sejoli dalam satu panggung, pasangan suami-istri penyanyi terpopuler masa kini Rizky Febian & Mahalini. Keduanya akan membawakan hits lagu cinta duet terbaik Indonesia di Synchronize Fest 2026.

Penampilan ini akan menjadi istimewa. Pasangan ini membawa konsep panggung yang megah dengan pilihan musik cinta terbaik yang dapat membuat siapapun terhanyut.

14. SATELIT (RRAG, STARRDUCC, TELLY BLUE, THE BASEMENT DRY)

Terinspirasi dari julukan “Bogor Kota Satelit”, pertunjukan Satelit merupakan perayaan regenerasi skena musik indie pop kota Bogor terjadi beberapa tahun belakangan ini. Nama-nama seperti The Jansen, Texpack, dan Swellow yang sebelumnya telah mengharumkan Kota Bogor.

Kini perjalanan mereka diramaikan dengan generasi-generasi baru; Rrag, Starducc, Telly Blue, dan The Basement Dry. Yang nantinya akan membawakan pertunjukan Satelit pada panggung Synchronize Fest 2026.

15. SERINGAI

Setelah kepergian sang gitaris Ricky Siahaan; Arian Arifin, Sammy Bramantyo dan Edy Khemod bangkit kembali. Dengan merilis album keempat mereka yang bertajuk IV: Anastasis.

Meskipun kepergian Sang Riffmeister sempat membuat Seringai beristirahat sejenak, kini Seringai siap kembali menggetarkan panggung musik. Dengan formasi terbaru mereka yaitu dengan hadirnya Angga Kusuma (Collapse Leipzig) dan Darma Respati (Negatifa, Stride) sebagai gitaris pada format live.

16. SIGMUN

Sigmun merupakan band psychedelic rock asal Bandung yang beranggotakan Haikal Azizi pada vocal & gitar. Adapula Nurachman Andika pada gitar, Mirfak Prabowo pada bass, dan Pratama Kusuma Putra pada drum.

Seringkali dianggap sebagai band “ghoib” karena jarangnya penampilan panggung mereka, dan karyanya yang terakhir dirilis tiga belas tahun lalu. Sigmun akan hadir di Synchronize Fest 2026 dan siap membawakan hits-hits mereka yang dirindukan seperti “Prayer of Tempest” “In Horizon” dan “Ozymandias”.

17. THE PANTURAS

Band rock instrumental dan vokal asal Jatinangor yang dikenal dengan gaya musik Surf Rock Modern yang dipadukan dengan unsur Garage Rock, Psychedelic, dan estetika budaya pesisir. Band ini muncul di skena musik independen Indonesia pada pertengahan 2010an, dan mendapat perhatian karena konsep musik serta visual yang unik.

The Panturas telah merilis dua album studio “Mabuk Laut”, dan “Ombak Banyu Asmara”. Dan denagan track terkenalnya “Sunshine”, “Gurita Kota”, dan “Tafsir Mistik”.

Tiket Synchronize Fest bisa didapatkan melalui website www.synchronizefestival.com mulai dari Rp. 550.000 untuk kategori Presale - 3 Day Pass. Cek Instagram @synchronizefest untuk informasi update.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....