Drama Psikologis 'Mother Mary' Kisah Bintang Pop, Luka Lama, dan Identitas yang Retak

  • 22 Apr 2026 14:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Film Mother Mary mengangkat kisah krisis identitas bintang pop dengan pendekatan drama psikologis mendalam
  • Anne Hathaway dan Michaela Coel menjadi pusat cerita dengan dinamika hubungan emosional kompleks
  • Disutradarai David Lowery, film ini menonjolkan gaya visual artistik dan unsur musikal kuat

RRI.CO.ID, Jakarta - Film 'Mother Mary' menghadirkan kisah drama psikologis yang disutradarai sekaligus ditulis oleh David Lowery. Karya ini menyoroti perjalanan batin seorang bintang pop yang menghadapi konflik identitas serta tekanan emosional mendalam.

Karakter utama dalam 'Mother Mary' diperankan oleh Anne Hathaway sebagai penyanyi terkenal yang tengah mengalami krisis pribadi kompleks. Ia mencoba bangkit melalui tur besar, namun terus dihantui masalah internal yang belum terselesaikan sepenuhnya.

Dalam alur ceritanya, tokoh utama memutuskan menemui sahabat lamanya yang bekerja sebagai desainer kostum ternama. Sosok tersebut diperankan Michaela Coel, menghadirkan dinamika hubungan penuh ketegangan dan emosi yang mendalam.

Pertemuan keduanya berlangsung di tempat terpencil yang memicu kembali kenangan lama serta konflik emosional yang belum usai. Interaksi mereka perlahan berkembang menjadi konfrontasi psikologis yang memperlihatkan sisi rapuh masing-masing karakter utama.

Hubungan antara kedua tokoh digambarkan semakin rumit seiring terbukanya luka lama yang selama ini terpendam. Batas antara identitas pribadi dan citra publik mulai kabur, menciptakan ketegangan dramatis sepanjang cerita.

Selain pemeran utama, film ini juga melibatkan sejumlah aktor seperti Hunter Schafer, FKA Twigs, dan Kaia Gerber. Kehadiran mereka memperkuat suasana cerita yang kompleks serta menambah kedalaman narasi yang disajikan.

Nama lain yang turut meramaikan jajaran pemeran meliputi Jessica Brown Findlay, Alba Baptista, serta Sian Clifford. Peran pendukung ini membantu menggambarkan dunia hiburan dan industri kreatif dengan berbagai tekanan yang menyertainya.

Sebagai sutradara dan penulis, David Lowery menghadirkan pendekatan visual artistik dengan sentuhan simbolisme yang kuat. Film ini juga menampilkan elemen musikal yang menegaskan tema tentang ketenaran, trauma, dan hubungan manusia yang rumit.

Film ‘Mother Mary’ dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 24 April 2026, menghadirkan kisah drama psikologis yang intens. Penonton dapat menyaksikan penampilan Anne Hathaway dan Michaela Coel dalam cerita penuh konflik batin serta relasi emosional kompleks.

Film The Devil Wears Prada 2 melanjutkan kisah Andy Sachs dan Miranda Priestly dalam menghadapi perubahan industri media digital yang semakin kompetitif

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....