Pihak THE BOYZ Buka Suara, Bantah Klaim Pembayaran dari Agensi

  • 22 Apr 2026 09:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perwakilan hukum THE BOYZ menegaskan belum ada pembayaran diterima meski agensi mengklaim sebaliknya
  • Sengketa mencakup gugatan pemutusan kontrak serta laporan dugaan penggelapan terhadap CEO agensi
  • Kasus kini ditangani aparat dan diharapkan diselesaikan melalui proses hukum yang transparan

RRI.CO.ID, Jakarta - Perwakilan hukum sembilan anggota THE BOYZ menyampaikan pernyataan resmi terkait sengketa hukum dengan agensi mereka, ONE HUNDRED. Pernyataan ini muncul di tengah polemik mengenai pembayaran kontrak dan gugatan hukum yang sedang berlangsung.

Sebelumnya, sembilan anggota THE BOYZ dilaporkan mengajukan pengaduan terhadap CEO ONE HUNDRED, Cha Ga Won, atas dugaan penggelapan dana. Langkah tersebut diambil setelah mereka juga menuntut pemutusan kontrak eksklusif dengan pihak agensi.

Menanggapi tuduhan tersebut, perwakilan hukum CEO Cha Ga Won menyatakan bahwa seluruh pembayaran kontrak telah diselesaikan sepenuhnya. Mereka juga menegaskan bahwa rencana pembayaran ke depan telah disusun secara transparan dan sesuai kesepakatan.

Namun, klaim tersebut menuai respons dari anggota THE BOYZ, khususnya Sunwoo, melalui unggahan di media sosial pribadinya. Ia membagikan tangkapan layar berita terkait dengan menambahkan tanda tanya serta simbol penolakan pada pernyataan pembayaran selesai.

Pengacara Kim Mun Hui dari firma hukum Yulchon LLC mewakili para anggota merilis pernyataan resmi terbaru, Rabu, 22 April 2026. Ia menyampaikan posisi tegas para artis terkait klaim yang sebelumnya disampaikan oleh pihak agensi.

Menurut Kim Mun Hui, hingga saat ini para anggota belum menerima pembayaran apapun, termasuk tunggakan kuartal ketiga dan keempat tahun 2025. Ia juga menambahkan bahwa pihak agensi sebelumnya beberapa kali menunda serta mengubah tenggat pembayaran tanpa realisasi.

Selain itu, dalam proses permohonan penangguhan kontrak, agensi disebut berulang kali menjanjikan pembayaran yang tidak pernah direalisasikan. Situasi ini dinilai sangat disayangkan karena pernyataan publik yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Pihak artis juga menyoroti dampak kebingungan yang muncul di kalangan penggemar akibat perbedaan klaim tersebut. Mereka berharap publik dapat memahami situasi serta menghindari penyebaran informasi yang tidak akurat selama proses hukum berjalan.

Terkait laporan pidana, kasus ini kini sedang ditangani sesuai prosedur oleh aparat penegak hukum yang berwenang. Polisi diketahui telah mengalihkan penanganan perkara ke unit investigasi kejahatan finansial di kepolisian metropolitan Seoul.

Para artis menegaskan akan mengambil langkah tegas jika terdapat pernyataan menyesatkan atau tuduhan tanpa dasar yang terus disebarkan. Mereka berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum agar penyelesaian sengketa dapat dicapai secara adil dan cepat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....