The Strokes Tutup Coachella dengan Pesan Politik, Soroti Konflik di Timur Tengah
- 20 Apr 2026 12:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- The Strokes menutup penampilan Coachella 2026 dengan video politis yang menyoroti konflik global, termasuk Gaza dan Iran.
- Aksi tersebut memicu beragam reaksi, sekaligus menegaskan sikap band yang vokal terhadap isu politik internasional.
RRI.CO.ID, Jakarta - The Strokes menutup penampilan mereka di Coachella 2026 dengan pernyataan politik yang kuat. Band ini menampilkan video montage yang menyoroti isu global, termasuk konflik di Gaza dan Iran.
Pada akhir penampilan akhir pekan kedua, pada Sabtu 18 April 2026, mereka menayangkan rangkaian visual di layar LED raksasa. Video tersebut menampilkan tudingan terhadap peran CIA dalam berbagai perubahan rezim di sejumlah negara.
Penampilan ini menjadi kejutan bagi penonton yang hadir di panggung utama tersebut. Pasalnya, konsep tersebut tidak muncul pada penampilan mereka di akhir pekan pertama sebelumnya.
Lagu “Oblivius” mengiringi segmen tersebut, lagu ini sendiri sudah lama tidak dibawakan secara langsung sejak 2016. Dalam bagian chorus, vokalis Julian Casablancas mengulang kalimat “What side you standing on?”
Di bagian akhir, visual menunjukkan rekaman serangan militer di Timur Tengah. Teks di layar menyoroti kehancuran universitas sejumlah di Iran dan Gaza.
Salah satu gambar menampilkan bangunan di Gaza yang dihancurkan. Caption besar di layar menyebutnya sebagai “universitas terakhir yang masih berdiri di Gaza” lalu tampilan video berubah menjadi ledakan besar.
Sebagian besar video berisi kritik terhadap kebijakan Amerika Serikat sepanjang sejarah. Mulai dari era perbudakan hingga operasi militer modern hingga saat ini.
Band ini juga menyinggung berbagai dugaan intervensi CIA di sejumlah negara. Termasuk keterlibatan dalam pergantian pemerintahan di Amerika Latin dan Timur Tengah.
Selain itu, video juga menampilkan klaim terkait kasus pembunuhan Martin Luther King Jr. Pernyataan tersebut mengacu pada putusan gugatan sipil pada 1999.
Penampilan ini memicu beragam reaksi dari penggemar. Sebagian besar memuji keberanian The Strokes dalam menyampaikan pesan melalui panggung.
Meski demikian, pihak festival tampak tidak terkejut dengan aksi tersebut. Siaran langsung bahkan menampilkan seluruh visual secara jelas.
Setelah penampilan ini, The Strokes tetap dijadwalkan tampil di sejumlah festival lain. Mereka juga akan menjalani tur dunia mulai Juni hingga musim gugur mendatang.
Penampilan di Coachella ini menegaskan posisi The Strokes sebagai band yang vokal. Mereka tidak hanya menghadirkan musik, tetapi juga menyampaikan pandangan terhadap isu global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....