Sutradara Nayato Fio Nuala Wafat, Simak Profil Lengkap dan Perjalanan Kariernya

  • 18 Apr 2026 19:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sutradara senior Nayato Fio Nuala meninggal dunia pada 18 April 2026 di usia 58 tahun, kabar duka dikonfirmasi rekan artis.
  • Ia dikenal sebagai sosok penting dalam industri film Indonesia, serta berjasa bagi banyak aktor di awal karier mereka.
  • Nayato memiliki perjalanan karier panjang sejak debut 1996, dikenal lewat film horor dan pernah meraih penghargaan Sutradara Terbaik FFI.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kabar duka datang dari industri film Indonesia. Salah satu sutradara film kawakan, Nayato Fio Nuala, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 18 April 2026.

Kabar ini dikonfirmasi oleh para rekan artis yang mengunggah ucapan duka lewat media sosial. Nayato Fio Nuala dianggap sebagai sosok penting dalam perkembangan film Indoneia.

Bagi beberapa aktor seperti Raffi Ahmad misalnya. Jasanya dikenang sebagai sutradara yang menemani pada masa awal-awal karier merintis sebagai aktor. Nayato menghembuskan napas terakhirnya di usia 58 tahun. Berikut perjalanan hidupnya.

Profil

Nayato Fio Nuala lahir di Bireuen, Aceh, pada 20 Februari 1968. Ia dikenal sebagai seorang sutradara yang memulai debutnya di dunia perfilman pada tahun 1996.

Sepanjang kariernya, ia berkontribusi dalam industri film Indonesia melalui berbagai karya yang dikenal luas oleh masyarakat. Pada 18 April 2026, Nayato Fio Nuala meninggal dunia dalam usia 58 tahun.

Ia meninggalkan jejak panjang dalam dunia perfilman Tanah Air. Serta menjadi inspirasi bagi banyak sineas muda untuk terus berkarya dan mengembangkan industri film Indonesia.

Karier Nayato Fiola

Sebelum sukses berkarier sebagai sutradara, Nayato Fio sempat mengemban pendidikan seni perfilman di Taiwan. Ia kemudian mulai menjadi sutradara beberapa proyek iklan sejak 1996.

Sebelumnya ia debut sebagai sutradara sinetron pada 1997 untuk sinetron berjudul New Pondok Indah. Reputasi Nayato Fio lebih dikenal di dunia film.

Kesempatan untuk debut menjadi sutradara film datang pada tahun 2003. Di mana ia memegang proyek film The Soul sebagai sutradara dan sinematografi.

Pada 2006, pria yang dikenal dengan nama Koya Pagayo itu sempat meraih penghargaan Sutradara Terbaik FFI. Meskipun sempat ada kabar kontroversi usai ia menerima piala penghargaan tersebut.

Nayato Fio Nuala merupakan sutradara yang lekat banget sama film-film bergenre horor. Meski gak semuanya, tapi sebagian besar karyanya sebagai sutradara film berkutat di tema-tema mistis.

Karya Film

Selama berkarier menjadi sutradara, Nayato Fio Nuala juga sempat memakai nama panggung yaitu Koya Pagayo. Karier dua identitas itu berkembang beriringan, berikut sederet karya Nayato Fio Nuala selama berkarier:

Film

  • The Soul (2003)
  • Ekskul (2006)
  • Hantu Perawan Jeruk Purut (2008)
  • Kereta Hantu Manggarai (2008)
  • Virgin 2: Bukan Film Porno (2009)
  • Pocong Jumat Kliwon (2010)
  • Heart 2 Heart (2010)
  • Tarung: City of The Darkness (2011)
  • 7 Hari Menembus Waktu (2015)
  • Wengi: Anak Mayit (2018)
  • Ada Hantu di Sekolah (2004)
  • Panggil Namaku Tiga Kali (2005)
  • 12:00 AM (2005)
  • Hantu Jeruk Purut (2006)
  • Lewat Tengah Malam (2007)
  • Malam Jumat Kliwon (2007)
  • Jeritan Kuntilanak (2009)
  • Pocong Rumah Angker (2010)
  • Te(Rekam) (2010)
  • Hantu Jeruk Purut Reborn (2017)

Sinetron

  • New Pondok Indah (1997)
  • Magic (2013)
  • Enigma (2015)
  • Sodrun Merayu Tuhan (2017-2018)
  • Malaikat Cinta (2018)
  • Cinta Misteri (2018)

Jenazah Nayato Fio Nuala akan disemayamkan di rumah duka Boen Tek Bio, Karawaci Ilir. Untuk memberikan kesempatan kepada keluarga, sahabat, dan kerabat memberikan penghormatan terakhir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....