Amy Lee Ceritakan Inspirasi di Balik Lagu Baru 'Who Will You Follow'

  • 15 Apr 2026 09:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Amy Lee menjelaskan lagu Who Will You Follow lahir dari kegelisahan terhadap dunia yang dipenuhi informasi bias, sehingga kebenaran terasa semakin sulit dibedakan.
  • Lagu ini menjadi refleksi tentang pencarian realitas dan ajakan untuk menembus “kabut kebohongan”, dengan dinamika musik khas Evanescence yang dimulai lembut lalu menguat secara emosional.
  • Pengamat musik Jaimunji menilai vokal Amy Lee tetap konsisten dan melankolis, bahkan saat dipadukan dengan riff gitar kuat, serta dianggap masih menjaga kualitas khas seperti era awal Evanescence.

RRI.CO.ID, Jakarta – Di tengah derasnya arus kebenaran yang membingungkan, Evanescence kembali menyalurkan kegelisahannya lewat musik. Lewat lagu terbarunya bertajuk 'Who Will You Follow', mereka mengajak pendengar berhenti sejenak dan mempertanyakan tentang arti kepercayaan.

Vokalis Evanescence, Amy Lee mengakui bahwa lagu tersebut bukan dari kisah personal. Melainkan dari kondisi dunia yang dilihat semakin dipenuhi bias informasi dan kepentingan tertentu.

"Rasanya seperti kita dibanjiri begitu banyak informasi dari orang-orang yang punya kepentingan terhadap apa yang kita percayai. Kebenaran seperti diperjualbelikan," katanya dalam siniar Audacy Music via kanal YouTube, Jumat, 10 April 2026.

Dari sana, 'Who Will You Follow' berkembang menjadi refleksi tentang pencarian realitas serta upaya untuk menembus kabut kebohongan. Lagu ini juga mengajak pendengar untuk melihat sesuatu yang benar-benar nyata di tengah dunia yang bising.

Namun, pesan kuat itu tidak hadir dalam satu nada yang datar. Lagu ini justru dibangun dari dinamika yang khas—lembut di awal, lalu perlahan menguat.

Menurutnya, pendekatan ini sebuah hal yang baru di dalam karir bermusiknya. Ia menyebut akar musikalitasnya terbentuk dari pertemuan dua dunia yang berbeda sejak kecil yaitu musik klasik dan rock.

Tidak hanya itu, ia juga tumbuh sebagai pianis yang mengagumi Wolfgang Amadeus Mozart. Salah satu inspirasi yang ia sebut membekas adalah Alanis Morissette, terutama lewat lagu Uninvited.

Lagu tersebut berhasil memadukan nuansa rock dengan atmosfer sinematik seperti skor film. Perpaduan dunia inilah yang kemudian menjadi fondasi suara khas Evanescence—gelap, megah, namun tetap emosional.

"Dua dunia itu akhirnya bertemu. Dan itu yang membuat semuanya terasa menyatu," ucapnya.

Kini, lewat 'Who Will You Follow', ia kembali menunjukkan bahwa musik baginya bukan sekadar karya. Tetapi juga ruang perenungan di tengah dunia yang terus berisik.

Sementara itu, Pengamat Musik Ekstrem, Jaimunji menilai teknik vokal Amy Lee dalam lagu Who Will You Follow memiliki keunikan tersendiri. Menurutnya, Amy tetap mempertahankan karakter vokal melankolis di awal lagu meski diiringi hentakan riff gitar kuat.

"Ini luar biasa, saya saya sempat lupa bagaimana ia bernyanyi. Setelah mendengar lagu ini, suaranya begitu sangat indah," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai kualitas vokal Amy Lee tetap konsisten meski telah bertahun-tahun berkarier sebagai vokalis Evanescence. Bahkan, menurutnya, tidak banyak penyanyi yang mampu menjaga karakter suara seperti itu.

Sebagai perbandingan, ia menyebut vokalis Trivium, Matt Heafy, yang mengalami perubahan pada kualitas vokalnya seiring bertambahnya usia. "Matt Heafy sempat mengalami perubahan suara seiring bertambahnya usia, namun Amy Lee tidak, ini hebat sekali," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....