Sinopsis 'Project Hail Mary', Ryan Gosling Jalankan Misi Penyelamatan Bumi

  • 08 Apr 2026 11:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Project Hail Mary resmi tayang di bioskop Indonesia hari ini, 8 April 2026, setelah sebelumnya sukses besar secara global dengan pendapatan mencapai 140,9 juta dolar AS.
  • Ryan Gosling berperan sebagai Ryland Grace, seorang guru sains yang terbangun di luar angkasa tanpa ingatan, namun kemudian menyadari bahwa ia memikul misi krusial untuk menyelamatkan Bumi dari kepunahan akibat matahari yang meredup
  • Film fiksi ilmiah ini disutradarai oleh duo Phil Lord dan Christopher Miller, dengan naskah yang ditulis oleh Drew Goddard.

RRI.CO.ID, Jakarta - Film fiksi ilmiah Project Hail Mary resmi tayang di bioskop Indonesia, Rabu, 8 April 2026. Film ini hadir dengan cerita penuh ketegangan tentang misi penyelamatan umat manusia.

Sebelumnya, film ini telah meraih sukses global sejak tayang pada 20 Maret 2026. Pendapatannya mencapai 140,9 juta dolar AS atau sekitar Rp2,2 triliun.

Melansir dari Variety, capaian tersebut berasal dari Amerika Utara dan 82 pasar internasional. Angka ini juga menjadi rekor debut tertinggi bagi Amazon MGM.

Film ini disutradarai oleh Phil Lord dan Christopher Miller. Naskahnya ditulis oleh Drew Goddard dan diproduksi oleh Columbia Pictures.

Aktor Ryan Gosling memerankan tokoh utama Ryland Grace. Ia beradu akting dengan Sandra Huller, Lionel Boyce, Ken Leung, Milana Vayntrub, dan Liz Kingsman.

Sinopsis

Film ini mengangkat kisah seorang guru sains bernama Ryland Grace yang terbangun sendirian di dalam pesawat luar angkasa. Ia tidak memiliki ingatan yang utuh tentang siapa dirinya dan bagaimana bisa berada di sana.

Ryland kemudian menyadari dirinya berada sangat jauh dari Bumi, bahkan terpisah hingga bertahun-tahun cahaya. Tidak ada manusia lain di sekitarnya, membuat situasi terasa mencekam sejak awal.

Kondisinya juga tidak sepenuhnya stabil, baik secara fisik maupun mental. Kebingungan dan kelemahan tubuh menambah tekanan dalam situasi yang sudah genting.

Seiring waktu, ingatannya mulai kembali secara perlahan melalui potongan-potongan kejadian. Dari sana, terungkap bahwa ia bukan sekadar penumpang, melainkan bagian penting dari sebuah misi besar.

Ryland ternyata memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan Bumi dari ancaman serius. Sebuah fenomena misterius tengah melemahkan matahari dan berpotensi menyebabkan kepunahan massal.

Sebagai satu-satunya harapan, ia harus menemukan cara untuk menghentikan ancaman tersebut. Perannya menjadi krusial dalam menentukan nasib umat manusia.

Latar belakangnya sebagai guru sains menjadi bekal utama dalam menghadapi berbagai tantangan. Pengetahuan ilmiah yang dimilikinya digunakan untuk memahami situasi sekaligus mencari solusi.

Di tengah tekanan tersebut, perjalanan Ryland tidak hanya berkutat pada aspek ilmiah. Ia juga menghadapi konflik emosional seperti kesepian, rasa takut, dan beban tanggung jawab yang besar.

Ceritanya semakin berkembang dengan hadirnya hubungan tak terduga selama perjalanannya. Interaksi tersebut membuka sudut pandang baru dan menghadirkan kemungkinan solusi yang sebelumnya tidak terpikirkan.

Dengan cerita yang kuat dan pencapaian global yang tinggi, Project Hail Mary diprediksi mendapat sambutan positif di Indonesia. Film ini menawarkan kombinasi sains, emosi, dan petualangan luar angkasa yang spektakular.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....