Rapper Inggris Central Cee Tuai Pujian usai Bantu Kemas Paket Lebaran di Singapura

  • 22 Mar 2026 15:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Central Cee terlibat langsung dalam kegiatan sosial menjelang Hari Raya di Singapura.
  • Central Cee membantu mengemas dan membagikan paket makanan untuk penghuni panti lansia.
  • Aksi tersebut mendapat apresiasi dan menjadi sorotan karena dilakukan di tengah tur konsernya.

RRI.CO.ID, Jakarta - Rapper asal Inggris, Central Cee, menunjukkan aksi kepedulian saat berada di Singapura dalam rangka tur konsernya. Ia menyempatkan diri mengunjungi fasilitas milik Jamiyah Singapore untuk membantu kegiatan sosial menjelang Hari Raya.

Pada Rabu, 18 Maret 2026, Central Cee terlibat langsung dalam kegiatan pengemasan paket makanan Hari Raya. Kegiatan tersebut dilakukan di Jamiyah Home for the Aged (Darul Takrim), yang menjadi tempat perawatan bagi lansia dan masyarakat kurang mampu.

Dalam kesempatan itu, ia terlihat berbaur dengan para relawan dan penghuni panti. Kehadirannya bukan untuk tampil, melainkan untuk berbagi dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Komisaris Tinggi Inggris untuk Singapura, Nik Mehta, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyebut momen itu sebagai pengalaman berharga karena dapat ikut serta menyalurkan bantuan kepada para penghuni menjelang Hari Raya.

“Merupakan sebuah kehormatan untuk berkunjung bersama artis Inggris luar biasa, Central Cee, untuk mengemas paket makanan dan menyalurkannya kepada para penghuni dalam rangka Hari Raya Puasa,’ tulisnya dalam keterangan di Instagram pribadinya @nikmehtafcdo.

Aksi sosial tersebut pun mendapat sambutan hangat dari pihak Jamiyah Singapore. Mereka mengungkapkan bahwa para penghuni sempat merasa terkejut sekaligus senang atas kunjungan musisi internasional tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi, para penghuni memberikan cendera mata berupa karya seni batik kepada Central Cee. Hadiah itu diharapkan dapat menjadi kenang-kenangan dari kunjungannya.

Diketahui, Central Cee yang memiliki nama asli Oakley Neil Caesar-Su ini juga dikenal sebagai seorang mualaf. Ia dikabarkan memeluk agama Islam dalam beberapa tahun terakhir dan kini menjalani kehidupan dengan nilai-nilai yang lebih religius.

Aksi sederhana namun bermakna ini menjadi sorotan, terutama karena dilakukan di tengah kesibukannya menjalani tur dunia. Kehadirannya menunjukkan bahwa kepedulian sosial bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk figur publik internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....