Melalui 'Pelangi di Mars', Upie Guava Ingin Pantik Semangat Generasi Muda Indonesia
- 14 Mar 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Sutradara film Pelangi di Mars, Upie Guava, mengungkapkan bahwa ide pembuatan film tersebut berasal dari keresahan pribadinya. Saat itu, ia dan sang produser, Dendi Reynando, memikirkan jenis tontonan yang dapat membentuk imajinasi generasi muda Indonesia.
“Kami hidup dengan literasi yang sangat luas, ada Star Wars, Back to the Future, Unyil, Tintin. Intinya saat kami kecil kami tidak sabar ingin jadi dewasa, (12:08) karena kami ingin buru-buru menaklukkan dunia,” kata Upie, dalam Intimate Screening film Pelangi di Mars yang digelar di Plaza Senayan XXI, Jakarta, pada Jumat, 13 Maret 2026.
Dari berbagai cerita tersebut, mereka terbiasa membayangkan masa depan sebagai penjelajah, astronot, atau arkeolog seperti Indiana Jones. Menurutnya, pengalaman tersebut membuat mereka tumbuh dengan mimpi besar untuk menjelajah dan menaklukkan dunia.
Upie menilai saat ini belum banyak karya literasi, khususnya dari Indonesia, yang mampu memantik semangat serupa pada anak-anak. “Jadi ide ini adalah ide di mana kami ingin mendampingi anak-anak Indonesia dengan kisah-kisah kepahlawanan versi modern,” katanya.

Produser film Pelangi di Mars, Dendi Reynando, juga menilai pilihan film anak dan keluarga di Indonesia masih terbatas. Dendi mengaku sering kesulitan menemukan tontonan yang cocok ketika mengajak anak-anaknya ke bioskop.
Dari situlah muncul keinginan untuk menghadirkan film keluarga produksi Indonesia. Setelah Upie memaparkan konsep cerita ‘Pelangi di Mars’, keduanya langsung sepakat untuk mewujudkan film tersebut.
Keduanya berharap, film tersebut dapat menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak terhadap sains, perubahan iklim, serta luar angkasa. Rasa penasaran itu, baginya, merupakan bekal generasi muda untuk menjadi ilmuwan, penemu, dan inovator di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....