Filosofi Teras Angkat Realita Sandwich Generation lewat Sosok Nea

  • 26 Feb 2026 12:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Film terbaru produksi MD Pictures berjudul Filosofi Teras tak sekadar menjadi adaptasi buku mega bestseller. Film ini juga mengangkat isu sosial yang dekat dengan generasi muda saat ini: fenomena sandwich generation.

Diadaptasi dari karya Henry Manampiring, film ini menghadirkan sosok Nea, perempuan 26 tahun yang mendadak menjadi tulang punggung keluarga. Kejadian ini terjadi setelah sang ayah meninggal dunia.

Karakter Nea sendiri diperankan langsung oleh Sherina Munaf. Di mana Nea harus menanggung kebutuhan rumah, membiayai ibunya Ratih, serta kuliah dan uang jajan sang adik Runi.

Di sisi lain, kakaknya Abi yang telah menikah masih belum mandiri secara finansial. Situasi semakin rumit ketika Nea mengetahui rumah keluarga mereka ternyata digadaikan oleh ayahnya sebelum meninggal.

Fenomena sandwich generation menjadi benang merah emosional dalam film ini. Banyak anak muda yang berada di posisi serupa, membangun masa depan sendiri sambil memikul tanggung jawab keluarga.

CEO MD Entertainment sekaligus produser, Manoj Punjabi, menyampaikan optimismenya terhadap proyek ini. Manoj menyebut film ini akan siap syuting pada Jumat mendatang.

“Hari ini kita syukuran launching Filosofi Teras. Mudah-mudahan film ini berkontribusi pada box office Indonesia dan bisa relate dengan banyak penonton,” ujar Manoj lewat keterangannya, Kamis, 26 Februari 2026.

Sementara itu, sutradara Affandi Abdul Rachman menilai kisah Nea sangat dekat dengan realitas sehari-hari. Ia menambahkan, film ini mencoba menerjemahkan nilai Stoikisme terutama konsep dikotomi kendalibke dalam drama yang membumi dan mudah dipahami.

“Setelah baca skripnya, saya lihat semua karakter di cerita ini merepresentasikan orang-orang yang ada di sekitar kita, bahkan mungkin kita sendiri. Ini bukan hanya cerita tentang beban keluarga, tapi tentang bagaimana seseorang memilih sikap saat hidup tidak berjalan sesuai rencana,” kata Affandi.

Lewat perjalanan Nea, Filosofi Teras diharapkan tidak hanya menyajikan drama emosional, tetapi menjadi refleksi tentang batas kendali, pengorbanan. Dan juga keberanian mengambil keputusan di tengah tekanan keluarga dan realitas ekonomi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....