Film 'Backrooms' Siap Tayang Mei 2026
- 25 Feb 2026 14:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Film adaptasi ‘Backrooms’ akhirnya resmi merilis teaser terbarunya, yang langsung menarik perhatian. Proyek horor viral karya Kane Parsons ini akan dirilis oleh A24 pada 29 Mei 2026.
Cuplikan singkat itu menampilkan gambaran awal yang tampak biasa, bahkan terkesan sederhana. Dalam beberapa detik pertama, kamera hanya memperlihatkan ruangan-ruangan kosong yang terlihat normal.
Sekilas, suasananya mirip ruang bermain teman lama yang sudah pindah rumah atau ruang istirahat pekerjaan paruh waktu semasa sekolah. Namun jika diperhatikan lebih detail dari bingkai ke bingkai, ada sesuatu yang perlahan berubah.
Ruangan-ruangan itu mulai berganti dengan cepat, bentuknya bergeser, dan tata letaknya terasa tidak wajar. Perabotan di dalamnya perlahan memudar, jendela menghilang tanpa jejak, dan tak satu pun manusia terlihat hadir di sana.
Film ini akan dibintangi Chiwetel Ejiofor dan Renate Reinsve sebagai pemeran utama. Deretan pemain lainnya termasuk Mark Duplass, Finn Bennett, Lukita Maxwell, serta Avan Jogia.
‘Backrooms’ sendiri berangkat dari serial found footage viral di YouTube yang telah ditonton hampir 100 juta kali. Dikenal dengan konsep ruang-ruang kosong tak berujung bernuansa liminal, menghadirkan atmosfer mencekam yang sederhana namun membuat tidak nyaman.
Meski diadaptasi ke format film panjang, detail alur cerita masih dirahasiakan. Hal ini justru menambah rasa penasaran, mengingat versi YouTube dikenal minim dialog dan lebih mengandalkan ketegangan visual.
Kane Parsons, kreator muda yang dikenal lewat serial YouTubenya tersebut akan mengisi kursi sutradara secara langsung. Proyek ini diproduksi oleh rumah produksi milik James Wan, yaitu Atomic Monster, Wan akan memproduseri film bersama Michael Clear.
Selain Atomic Monster, proyek ini juga melibatkan Chernin Entertainment dan 21 Laps Entertainment. Sementara naskah film ditulis oleh Will Soodik dan Roberto Patino.
Kolaborasi antara studio independen A24 dan kreator internet generasi baru ini dinilai sebagai langkah menarik. Jika sukses, ‘Backrooms’ berpotensi menjadi contoh bagaimana konten digital bisa berkembang menjadi properti horor berskala besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....