Usai Tayang di Berlinale, Film 'Ghost in the Cell' Rilis Trailer Resmi
- 24 Feb 2026 16:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Setelah sukses world premiere di Berlin International Film Festival 2026, ‘Ghost in the Cell’, akhirnya merilis trailer resmi. Cuplikan trailer tersebut resmi dirilis Come and See Pictures pada Senin, 24 Februari 2026.
Trailer menampilkan teror di dalam penjara, ketika para narapidana terjebak dalam ruang sempit yang diliputi kekacauan. Nuansa mencekam terasa kuat, memperlihatkan konflik dan ketegangan yang terus memuncak.
Film ke-12 karya penulis dan sutradara Joko Anwar ini memadukan horor supranatural dengan satir politik dan sosial Indonesia. Penyajiannya dikemas secara visual dan audio yang intens, namun tetap menghibur.
Deretan aktor papan atas turut membintangi film ini, seperti Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Rio Dewanto, hingga Tora Sudiro. Film ini juga memperkenalkan wajah baru, Magistus Miftah.
Menurut Joko Anwar, kisah dalam ‘Ghost in the Cell’ merupakan miniatur kehidupan masyarakat yang seolah hidup dalam penjara sosial. Dia menyebut penjara sebagai refleksi struktur sosial dan politik, lengkap dengan dinamika kuasa antara penguasa dan rakyat.
“Penjara adalah cerminan hidup secara sosial dan politik. Ada pejabat lapas sebagai pemerintah, dan ada napi sebagai rakyat. Ada dinamika kuasa, dan dinamika antar napi yang mencerminkan masyarakat kita,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Produser Tia Hasibuan menjelaskan proses produksi dilakukan secara efektif dan efisien. Syuting berlangsung selama 22 hari dengan jadwal setengah hari, sehingga terasa seperti 11 hari produksi penuh.
Pendekatan one shot take hampir digunakan di seluruh adegan, sehingga persiapan pra-produksi dilakukan sangat matang. Film ini juga dirancang layaknya pertunjukan teater, dengan total hanya 43 adegan berdurasi panjang.
Abimana yang memerankan Anggoro mengaku mendapat kebebasan artistik dalam membangun karakternya. Ia menilai film ini dapat membuka ruang refleksi tentang kondisi Indonesia saat ini.
“Meski latarnya adalah penjara dan para karakternya adalah para napi, bagi saya ini seperti gambaran yang jelas tentang situasi kekacauan yang terjadi di Indonesia. Justru, dari para napi ini kita juga bisa belajar semangat kolektivisme untuk melakukan sebuah tindakan, ” ujar Abimana
‘Ghost in the Cell’ diproduksi Come and See Pictures bekerja sama dengan RAPI Films dan Legacy Pictures. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....