BELIFT LAB Perbarui Pedoman Etika untuk Fandom ENHYPEN

  • 13 Feb 2026 15:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - BELIFT LAB merilis pembaruan pedoman etika penggemar untuk fandom ENHYPEN, Jumat, 13 Februari 2026. Pengumuman tersebut disampaikan dalam rangka agar terjalinnya hubungan penggemar yang sehat dan melindungi hak artisnya.

Agensi menyampaikan apresiasi tulus kepada ENGENE (penggemar ENHYPEN) atas dukungan dan cinta yang terus diberikan kepada grup. Mereka menjelaskan pembaruan aturan ini bertujuan memastikan keselamatan artis serta kepentingan semua pihak.

BELIFT LAB menegaskan sedang mengambil langkah tegas termasuk tindakan hukum terhadap perilaku yang mengancam keselamatan artis. Pelanggaran terhadap pedoman ini dapat berujung pembatasan partisipasi dalam acara penggemar tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Agensi juga menyatakan dapat mengumpulkan bukti serta menempuh jalur perdata maupun pidana atas tindakan ilegal. Kebijakan tersebut diterapkan guna mencegah perilaku tidak pantas yang merugikan artis maupun publik.

Secara khusus, agensi menyoroti kasus perolehan jadwal penerbangan artis melalui cara tidak sah. Tindakan menghadang artis di bandara dinilai membahayakan keselamatan serta mengganggu penumpang lain.

BELIFT LAB menegaskan tidak pernah mempublikasikan jadwal penerbangan maupun informasi perjalanan pribadi artis. Mereka meminta penggemar mematuhi aturan demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama di bandara.

Agensi juga menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap ujaran kasar maupun ancaman saat acara penggemar berlangsung. Pelaku dapat dikeluarkan dari kegiatan resmi apabila melontarkan komentar tidak pantas atau mengintimidasi.

Dalam pedoman tersebut, penggemar dilarang mengunjungi lokasi tidak resmi maupun ruang pribadi artis. Larangan mencakup kantor perusahaan, studio latihan, tempat tinggal, serta penerbangan domestik dan internasional.

Aturan lain melarang penguntitan, percobaan kontak berulang, hingga mendekati keluarga serta kenalan artis. Penggemar juga dilarang memperjual belikan informasi pribadi seperti alamat, nomor telepon, maupun detail penerbangan.

Selain itu, perekaman foto, video, atau audio tanpa izin di area terlarang ditegaskan sebagai pelanggaran. BELIFT LAB menyatakan komitmennya membangun budaya penggemar sehat dan meminta kerja sama aktif dari ENGENE.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....