Rabab Minangkabau, Alat Musik Gesek Nusantara
- 11 Feb 2026 14:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Rabab merupakan salah satu alat musik tradisional khas Indonesia yang berasal dari Sumatra Barat. Alat musik ini dikenal luas dalam budaya Minangkabau sebagai pengiring seni tutur dan pertunjukan tradisional.
Rabab Minangkabau dimainkan dengan cara digesek dan biasanya memiliki dua hingga tiga senar. Badannya terbuat dari kayu, tempurung kelapa, serta dilapisi kulit tipis sebagai resonator suara.
Dalam tradisi Minangkabau, rabab tidak dimainkan sendiri. Alat musik ini hampir selalu mengiringi dendang dan cerita lisan yang dikenal sebagai kaba.
Salah satu bentuk yang paling dikenal adalah Rabab Pesisir. Kesenian ini berkembang di wilayah Pesisir Selatan Sumatra Barat.
Rabab Pesisir berfungsi sebagai media hiburan sekaligus penyampai pesan moral. Cerita yang dibawakan biasanya berkaitan dengan kehidupan masyarakat, adat, dan nilai keagamaan.
Pemain rabab, yang disebut tukang rabab, harus memiliki kemampuan bercerita dan bernyanyi. Mereka tidak hanya memainkan alat musik, tetapi juga menjadi narator utama pertunjukan.
Selain Rabab Pesisir, terdapat pula Rabab Pariaman yang memiliki gaya permainan berbeda. Perbedaannya terletak pada irama, teknik gesek, dan struktur cerita yang dibawakan.
Rabab kerap dimainkan dalam acara adat, pesta pernikahan, hingga perayaan nagari. Pertunjukan ini biasanya berlangsung cukup lama, bahkan hingga dini hari.
Alat musik ini menjadi bagian penting dari warisan budaya Minangkabau. Rabab mencerminkan perpaduan seni, sastra lisan, dan musik tradisional.
Hingga kini, rabab masih dilestarikan oleh seniman tradisional dan komunitas budaya. Keberadaannya menjadi bukti kekayaan alat musik gesek Nusantara yang sarat makna dan sejarah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....