Jelang Comeback BTS, Polisi Seoul Perketat Keamanan

  • 10 Feb 2026 14:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Seoul - Kepolisian Metropolitan Seoul menyiapkan pengamanan maksimal jelang Comeback Live ARIRANG BTS di Gwanghwamun Park, 21 Maret 2026. Seluruh sumber daya dikerahkan untuk memastikan acara berjalan aman di tengah potensi kerumunan besar.

Komisaris Jenderal Badan Kepolisian Metropolitan Seoul, Park Jeong-bo, menyatakan pihaknya telah membentuk gugus tugas khusus, Senin 9 Februari 2026. Wakil Komisaris Jenderal Keamanan Publik ditunjuk sebagai ketua tim untuk mengoordinasikan pengamanan acara.

“Kami telah menunjuk Wakil Komisaris Jenderal Keamanan Publik sebagai kepala gugus tugas. Sepenuhnya siap untuk memastikan acara tersebut berlangsung dengan aman,” kata Park Jeong-bo dikutip Selasa 10 Februari 2026.

Polisi memperkirakan sekitar 230 hingga 260 ribu orang akan memadati area konser, dari sisi utara Gwanghwamun Park, Woldae, hingga gerbang Daehanmun. Untuk mengendalikan kepadatan, lokasi akan dibagi menjadi empat zona utama, yakni Core Zone, Hot Zone, Warm Zone, dan Cold Zone.

Keempat zona tersebut kemudian dipecah lagi menjadi total 15 area pengamanan. Setiap zona akan dipimpin oleh seorang perwira berpangkat inspektur guna memastikan pengawasan berjalan optimal.

Untuk mengantisipasi kekerasan, kerusuhan, hingga ancaman teror, polisi menurunkan 13 tim kejahatan kekerasan dari sembilan kantor polisi. Pasukan khusus juga disiagakan, termasuk unit pemeriksa bahan peledak dan tim identifikasi tersangka terorisme.

Polisi turut mewaspadai potensi ancaman di dunia maya. Satuan khusus dari unit investigasi kejahatan siber akan memantau komunitas online dan menindak cepat unggahan bernada ancaman.

Meski HYBE menyatakan akan menyiapkan 3.553 personel keamanan, polisi meminta penambahan pengamanan sesuai prinsip penerima manfaat membayar. Hal ini ditegaskan sebagai bagian dari tanggung jawab penyelenggara acara.

Park Jeong-bo menekankan jumlah petugas keamanan bisa bertambah sesuai jumlah pengunjung. Ia menyatakan keselamatan publik menjadi prioritas utama mengingat tingginya mobilitas warga di sekitar lokasi acara.

"Kami akan meminta lebih banyak personel keamanan tergantung pada jumlah pengunjung. Kita harus sepenuhnya siap untuk keselamatan warga kita karena banyaknya orang di jalan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....