Mengenal Barongsai, Tarian Singa Tradisi Perayaan Imlek

  • 08 Feb 2026 10:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Barongsai merupakan tarian tradisional Tionghoa yang selalu hadir dalam perayaan Tahun Baru Imlek. Pertunjukan ini identik dengan kostum singa dan iringan musik tabuh yang dinamis.

Melansir dari Indonesia Kaya, barongsai dimainkan oleh dua orang dalam satu kostum singa. Gerakannya memadukan unsur tari, bela diri, dan akrobatik yang penuh energi.

Secara umum, barongsai terbagi menjadi dua jenis, yakni singa utara dan singa selatan. Singa utara berciri berbulu tebal, sedangkan singa selatan tampil lebih lincah dan ekspresif.

Dalam setiap pertunjukan, barongsai sering melakukan atraksi memakan angpao dan sayuran. Tradisi ini melambangkan doa akan keberuntungan, rezeki, dan keselamatan.

Sejarah barongsai secara global dipercaya bermula dari Tiongkok sejak ribuan tahun lalu. Tarian ini muncul dari legenda tentang makhluk buas yang berhasil diusir dengan suara keras dan warna mencolok.

Pada masa Dinasti Han hingga Dinasti Tang, barongsai berkembang sebagai bagian ritual keagamaan. Pertunjukan ini diyakini mampu mengusir roh jahat dan membawa kedamaian bagi masyarakat.

Barongsai kemudian menyebar ke berbagai negara Asia seiring migrasi masyarakat Tionghoa. Tradisi ini berkembang di Vietnam, Malaysia, Singapura, hingga Indonesia dengan ciri khas masing-masing.

Barongsai masuk ke Indonesia lewat migrasi masyarakat Tionghoa sekitar abad ke-17. Kata barongsai sendiri berasal dari gabungan kata 'barong' (Jawa) dan 'sai' (Hokkian) yang keduanya berarti singa.

Dulu barongsai erat dengan upacara agama di kelenteng, namun kini lebih luas. Barongsai saat ini banyak dipentaskan sebagai hiburan di ruang publik, bahkan kompetisi olahraga.

Sebelumnya pada masa Order Baru, sempat tersemai larangan budaya Tionghoa. Namun saat ini, barongsai kembali hidup setelah era Reformasi dan saat ini berkembang di berbagai komunitas di Indonesia.

Barongsai saat ini tak hanya menghibur, tapi juga jadi simbol kebudayaan yang dipelajari oleh berbagai etnis dan generasi muda. Kesenian ini turut berperan memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan lintas budaya di masyarakat Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....