Dogdog Lojor, Alat Musik Tradisional Masyarakat Banten

  • 07 Feb 2026 12:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Dogdog lojor merupakan alat musik tradisional khas Banten yang digunakan sebagai pengiring ritual adat seperti seren taun dan ruwatan masyarakat setempat. Instrumen ini berfungsi memperkuat suasana sakral sekaligus menjadi simbol ungkapan rasa syukur masyarakat terhadap alam dan tradisi leluhur.

Dilansir dari laman Indonesia Kaya, dogdog lojor adalah alat musik tabuh yang berasal dari wilayah Banten Selatan dan dimainkan dengan cara dipukul. Bunyi khas “dog dog dog” yang dihasilkan kemudian menjadi asal penamaan instrumen tradisional tersebut.

Nama lojor sendiri berarti panjang, merujuk pada bentuk fisik alat musik ini yang memiliki ukuran hampir satu meter. Bentuknya yang memanjang menjadi ciri khas utama yang membedakannya dari alat musik tabuh lainnya.

Dogdog lojor dibuat dari kayu berbentuk silinder memanjang dengan bagian tengah berongga sebagai ruang resonansi bunyi. Salah satu sisinya ditutup menggunakan membran dari kulit kambing yang diikat tali kulit bambu.

Tingkat kekencangan ikatan kulit kambing pada permukaan dogdog lojor sangat memengaruhi kualitas suara yang dihasilkan. Semakin kencang ikatan tersebut, semakin nyaring pula bunyi tabuhan yang terdengar saat dimainkan.

Instrumen tradisional ini diduga pertama kali berkembang di Kabupaten Lebak, wilayah selatan Provinsi Banten. Dogdog lojor kemudian digunakan sebagai pengiring utama berbagai ritual adat masyarakat setempat.

Selain fungsi ritual, dogdog lojor juga berkembang melalui prosesi ngadu dogdog yang bersifat hiburan tradisional. Dua kelompok pemain saling berhadapan, menampilkan adu ketangkasan dengan gaya jenaka untuk menghibur penonton.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....