Kenapa Imlek Identik Warna Merah? Ketahui Penjelasannya
- 05 Feb 2026 10:42 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Warna merah selalu mendominasi perayaan Imlek di berbagai belahan dunia. Dari pakaian, lampion, hingga angpao, merah hadir sebagai simbol yang sarat makna.
Pada Imlek 2026, nuansa merah kembali menghiasi perayaan Tahun Baru Imlek. Warna ini bukan sekadar pilihan estetika, melainkan bagian dari tradisi dan filosofi panjang budaya Tionghoa.
Merah kerap dikaitkan dengan nilai religius, keberanian, dan kesucian dalam kebudayaan Tionghoa. Warna ini juga dipercaya mampu menarik perhatian dan membangkitkan harapan.
Makna Warna Merah dalam Budaya Tionghoa
Merah melambangkan panas, api, darah, gairah, cinta, serta kehangatan. Warna ini juga diasosiasikan dengan kekuasaan, kesenangan, dan energi kehidupan.
Dalam pengaruh psikologis, merah diyakini mendorong pengambilan keputusan cepat. Warna ini juga meningkatkan fokus dan rasa optimisme.
Bagi masyarakat Tionghoa, merah adalah lambang kemakmuran dan penghargaan tertinggi. Karena itu, warna ini selalu hadir dalam momen penting kehidupan.
Merah digunakan dalam pernikahan, perayaan Imlek, hingga upacara kematian. Kehadirannya mencerminkan siklus hidup, harapan, dan penghormatan.
Merah sebagai Lambang Keberuntungan Imlek
Warna merah dalam Imlek juga lekat dengan kisah legenda Tiongkok kuno. Cerita ini berkaitan dengan makhluk buas bernama Nian.
Nian digambarkan sebagai makhluk perusak yang muncul setiap akhir tahun penanggalan lunar. Warga desa kala itu terpaksa mengungsi untuk menyelamatkan diri.
Legenda menyebut Nian takut pada bunyi petasan, api, dan warna merah. Sejak saat itu, merah dipercaya sebagai pelindung dari marabahaya.
Keberhasilan mengusir Nian membuat merah diyakini membawa keberuntungan. Warna ini kemudian menjadi simbol keselamatan dan harapan baru.
Tidak Hanya Merah, Ada Warna Lain
Selain merah, budaya Tionghoa juga mengenal warna putih, biru, hijau, dan emas. Setiap warna memiliki makna dan fungsi tersendiri.
Namun, merah tetap menjadi warna paling dominan dalam perayaan. Warna ini dianggap melambangkan kebahagiaan dan keberlangsungan hidup.
Merah hadir dalam kain, kertas, amplop, hingga makanan perayaan. Keberadaannya mencerminkan semangat menyambut pergantian tahun.
Imlek menandai peralihan musim dari dingin ke semi. Merah melambangkan kebangkitan, kehidupan baru, dan harapan masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....