Mengapa Imlek Identik dengan Warna Merah? Ini Maknanya
- 01 Feb 2026 14:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menyambut Imlek, perayaan ini kerap kali didominasi dengan nuansa warna merah. Apa makna warna merah yang identik dengan perayaan tahun baru Tionghoa tersebut?
Warna merah tampak hampir di seluruh elemen perayaan Imlek, dari rumah, pusat perbelanjaan, sampai acara publik besar. Merah dipakai pada lampion, dekorasi, pakaian, hingga angpao yang dibagikan saat Imlek tiba.
Pilihan warna merah berakar pada sejarah, kepercayaan, dan simbolisme budaya yang telah berlangsung berabad-abad. Dalam budaya Tionghoa, merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, kemakmuran, serta energi positif.
Merah merepresentasikan elemen api yang melambangkan kehidupan, kekuatan, dan transformasi. Warna ini juga dipercaya dipakai untuk mengusir roh jahat dan nasib buruk.
Kepercayaan ini menguat lewat legenda mitologi Nian dalam tradisi Tahun Baru Tionghoa. Makhluk buas Nian diyakini takut warna merah, suara keras, dan cahaya terang.
Tradisi memakai pakaian merah pada hari pertama Imlek juga sangat umum di komunitas Tionghoa. Pakaian ini dipilih agar sebagai simbol kesiapan menghadapi tahun baru dengan semangat dan keberuntungan.
Dengan demikian, warna merah bukan sekadar estetika visual dalam Imlek. Ini adalah simbol yang menghubungkan tradisi, harapan, dan nilai kehidupan yang diwariskan turun-temurun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....