Fantagio Tanggapi Tuduhan Penghindaran Pajak Cha Eun Woo
- 27 Jan 2026 15:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Cha Eun Woo melalui agensinya Fantagio merilis pernyataan resmi terkait tuduhan penghindaran pajak yang tengah ditujukan kepadanya. Pernyataan tersebut disampaikan Fantagio untuk merespons perhatian publik atas isu yang berkembang, Selasa, 27 Januari 2026.
Fantagio menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kekhawatiran yang muncul akibat berbagai situasi terbaru melibatkan perusahaan dan artisnya. Agensi menyebut merasa memiliki tanggung jawab besar atas kontroversi yang timbul seiring tuduhan tersebut.
Agensi menjelaskan bahwa persoalan yang dipermasalahkan saat ini masih berada dalam tahap verifikasi fakta oleh otoritas perpajakan. Fantagio menegaskan proses tersebut berjalan sesuai prosedur yang berlaku di lembaga pajak terkait.
Mereka menyatakan baik pihak agensi maupun Cha Eun Woo tengah bekerja sama sepenuhnya dalam proses penyelidikan yang berlangsung. Kerja sama tersebut dilakukan sesuai dengan porsi dan kewajiban masing-masing pihak terkait pemeriksaan pajak.
Agensi juga menegaskan akan menjalankan langkah yang diperlukan secara bertanggung jawab apabila keputusan hukum telah ditetapkan. Fantagio menyatakan tindakan lanjutan akan disesuaikan dengan hasil penetapan administratif dan hukum nantinya.
Dalam pernyataannya, Fantagio meminta publik menahan diri dari spekulasi berlebihan dan penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Agensi juga mengimbau agar tidak melakukan penafsiran berlebihan terhadap tuduhan yang beredar.
Mereka menyebut insiden ini menjadi momentum untuk meninjau ulang sistem manajemen artis secara menyeluruh. Agensi berkomitmen memperkuat sistem internal guna mencegah kontroversi serupa terulang kembali.
Sebelumnya, Cha Eun Woo dilaporkan diperiksa terkait dugaan penghindaran pajak oleh otoritas pajak regional Seoul tahun lalu. Otoritas pajak nasional disebut memberitahukan adanya tagihan pajak tambahan yang nilainya melebihi 20 miliar won.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....