Terjemah Lirik Lagu Raiso Ngapusi 2 La Tasya
- 24 Jan 2026 23:53 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Lagu 'Raiso Ngapusi 2' dinyanyikan La Tasya bersama Iwan Kurniawan. Lirik lagu ini diciptakan oleh Aryan Saputra dan Yuda Laksono Edi.
Lagu 'Raiso Ngapusi 2' dirilis di YouTube pada Selasa, 14 Januari 2026. Hingga Jumat, 24 Januari 2026, video ini ditonton 473.037 kali. Karya tersebut menempati trending musik nomor 25.
Secara arti terjemah, lirik 'Raiso Ngapusi 2' mengisahkan penyesalan setelah meninggalkan cinta sejati. Lagu ini menggambarkan konflik batin, rasa bersalah, dan keikhlasan.
Sebelumnya, lagu 'Raiso Ngapusi' dipopulerkan oleh TEKOMLAKU feat Ervinsof. Lagu pertama tersebut menjadi dasar cerita lanjutan dalam versi kedua ini.
Makna liriknya terasa unik karena menggunakan sudut pandang pelaku kesalahan. Lagu ini menonjolkan kejujuran emosional dan pengakuan dosa cinta.
Perbedaan 'Raiso Ngapusi 1' dan 'Raiso Ngapusi 2' terletak pada kedalaman cerita. Versi kedua lebih menekankan penyesalan dan ketidakmungkinan mengulang masa lalu.
Berikut lirik dan terjemah bahasa indonesia "Raiso Ngapusi 2 - La Tasya"
Uwes sakuntoro
(Sudah lama sekali)
Aku ra krungu kabarmu
(Aku tidak mendengar kabarmu)
Yakin ati iki gelo
(Hati ini benar-benar terluka)
Getun ninggalke sliramu
(Menyesal meninggalkan dirimu)
Kabarku baik baik saja
(Kabarku baik-baik saja)
Aku bahagia
(Aku bahagia)
Pancene getun tibo mburi
(Memang penyesalan datang belakangan)
Koe sing njalari
(Kamulah penyebabnya)
Wes tak ngapurani
(Sudah aku maafkan)
Salahmu wingi
(Kesalahanmu kemarin)
Wes tak lalekke kenangane dewe
(Sudah kulupakan kenangan kita)
Cukup semene aku ro koe
(Cukup sampai di sini aku denganmu)
Wingi atiku Raiso Ngapusi
(Kemarin hatiku tidak bisa berbohong)
Ninggal kowe getun roso ning ati
(Meninggalkanmu membuat hatiku menyesal)
Aku milih liane
(Aku memilih yang lain)
Loro sing tak rasakke
(Sakit yang aku rasakan)
Sayang beri aku kesempatan
(Sayang beri aku kesempatan)
Opo wis lali karo pilihanmu
(Apakah kamu sudah lupa dengan pilihanmu)
Ninggal aku milih karo kancaku
(Meninggalkanku memilih temanku)
Aku mbok duakke
(Aku kamu duakan)
Tanpo mbok pikirke
(Tanpa kamu pikirkan)
Cintaku bukan lagi milikmu
(Cintaku bukan lagi milikmu)
Wes tak ngapurani
(Sudah aku maafkan)
(aku sing polah)
(Aku yang berbuat)
Salahmu wingi
(Kesalahanmu kemarin)
(Aku ngaku salah)
(Aku mengaku salah)
Wes tak lalekke kenangane dewe
(Sudah kulupakan kenangan kita)
(Aku getun karo pilihanku)
(Aku menyesal dengan pilihanku)
Cukup semene aku ro koe
(Cukup sampai di sini aku denganmu)
Opo wes ora iso di dandani
(Apakah sudah tidak bisa diperbaiki)
Kita mulai dari awal lagi
(Kita mulai dari awal lagi)
Ora tak baleni
(Tidak akan kuulangi)
Salahku sing wingi
(Kesalahanku yang kemarin)
Percoyo aku bakal bungah atimu
(Percayalah aku akan membahagiakan hatimu)
Ora kabeh sing rusak iso di dandani
(Tidak semua yang rusak bisa diperbaiki)
Sayang maaf ku tak bisa lagi
(Sayang maaf aku tidak bisa lagi)
Ikhlasno atimu
(Ikhlaskan hatimu)
Lilakno lungaku
(Relakan kepergianku)
Cerito wingi raiso di baleni
(Cerita kemarin tak bisa diulang)
Umpomo wingi ora ninggal aku
(Seandainya dulu tidak meninggalkanku)
Jebul aku salah ro pilihanku
(Ternyata aku salah dengan pilihanku)
Wingi mbok siake
(Kemarin kamu sia-siakan)
Aku mung pengen koe
(Aku hanya menginginkan kamu)
Sepurane wes cukup semene
(Maafkanlah sudah cukup sampai di sini)
Wingi mbok siake
(Kemarin kamu sia-siakan)
Aku mung pengen koe
(Aku hanya menginginkan kamu)
(Roy Nur Rohim - Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....